Madiun

Macet Parah, Kasatlantas ’’Bubarkan’’ Antrian Sopir Truk Tebu

MADIUN – Arus lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat begitu crowded Selasa (28/5). Pemicunya belasan truk pengangkut tebu yang parkir di bahu jalan. Sehingga, membuat laju kendaraan dari dua arah tersendat. Belum lagi kondisi itu diperparah dengan keberadaan kereta api (KA) yang hampir setiap 10 menit lewat di pintu perlintasan Sukosari.

Selain itu, keluar masuknya kendaraan dari Jalan Sri Rejeki maupun Jalan Ploso juga membuat lalu lintas makin semerawut. Ketika ada kendaraan yang melaju dari dua jalan itu, perjalanan pengendara yang berasal dari Jalan Basuki Rahmat dan Jalan S Parman terpaksa di-stop sebentar.

Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Affan Priyo Wicaksono tak menampik pintu perlintasan KA Sukosari menjadi salah satu titik yang mendapat pantauan saat arus mudik dan balik Lebaran. Untuk mengurai kemacetan maupun kepadatan kendaraan di ruas jalan nasional itu, pihaknya menerapkan rekayasa lalu lintas. ’’Kami sampaikan kepada sopir truk pengangkut tebu untuk berpindah tempat dari Jalan Basuki Rahmat. Karena disini ruasnya cukup kecil dan menimbulkan kepadatan,’’ terangnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Madiun, terjadi penyempitan badan jalan di Jalan Basuki Rahmat saat musim giling. Karena truk pengangkut tebu yang mengantre masuk ke PG Rejo Agung Baru semua parkir di lajur sebelah barat. Hal itu membuat arus lalu lintas makin padat.

Affan yang mendapati laporan itu langsung menerjunkan sejumlah personel di lapangan. Para sopir truk itu kemudian diarahkan untuk memarkir kendaraannya di Jalan Ring Road Barat. Di sisi lain untuk mengantisipasi kepadatan di Jalan Basuki Rahmat dan di sekitar pintu perlintasan KA Sukosari, pihaknya tetap menyiagakan sejumlah personel. ’’Anggota tetap berada di tempat sampai dengan kondisinya lancar terutama di titik-titik kepadatan,’’ pungkasnya. (her/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close