Mabuk, Ngebut, Vixion Tabrak Tiang Listrik

185

PONOROGO – Berkendara dalam kondisi mabuk dapat berakibat fatal. Pun bisa-bisa menghuni rumah sakit usai motor menabrak tiang listrik. Nahas itu seperti yang menimpa Hanry Pratama, 24, dan Hafid, 23, warga Desa Kedung Banteng, Sukorejo. Diduga naik motor di bawah pengaruh minuman keras (miras), keduanya harus menjalani perawatan di RSU Muhammadiyah Ponorogo.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu malam (24/10) sekitar pukul 23.30. Bermula saat Hanry mengendarai motor Yamaha Vixion nopol AE 3659 WB membonceng Hafid. Kala itu keduanya tidak mengenakan helm. ‘’Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecepatannya sekitar 70 km/jam,’’ kata Kapolsek Sukorejo AKP Harijadi.

Sampai di Desa Prajegan, Hanry diduga kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol hingga motornya menabrak tiang lampu. Padahal, kondisi jalanan malam itu terang benderang. ‘’Lalu lintas juga sepi karena sudah hampir tengah malam,’’ imbuh kapolsek.

Kerasnya benturan membuat Hanry dan Hafid terlempar beberapa meter hingga tak sadarkan diri. Keduanya mengalami luka pada bagian mata, hidung, dan kaki. ‘’Sebelumnya mabuk di mana masih dalam penyelidikan. Sampai saat ini keduanya belum dapat dimintai keterangan,’’ jelasnya.

Sementara, suara benturan mengundang warga berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Setelah mendapat laporan dari warga setempat, anggota kami langsung meluncur ke lokasi,’’ tutur Harijadi kepada Radar Ponorogo.

Petugas dibantu warga kemudian melarikan Hanry dan Hafid ke RSU Muhammadiyah Ponorogo untuk mendapatkan perawatan. Pun polisi mengamankan motor korban yang mengalami rusak parah usai menabrak tiang listrik. ‘’Kondisi keduanya memang sedang teler,’’ sebutnya.

Dia mengimbau warga menjauhi miras karena bisa membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, menekankan pentingnya perlengkapan berkendara. ‘’Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,’’ harapnya. (mg7/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here