Lupa Matikan Tungku, Dapur Jumirin Kobong

171
LUDES: Kondisi sebagian rumah Jumirin usai dilalap api.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Apes menimpa Jumirin. Gara-gara lupa mematikan api tungku dapur, sebagian bangunan rumah warga Dusun/Desa Kletekan, Jogorogo, itu ludes terbakar.

Insiden kebakaran yang sempat menggemparkan warga itu terjadi sekitar pukul 08.30 Rabu (14/8). ‘’Beruntung, ada saksi yang melihat kejadian itu dan melapor ke pemiliknya sehingga bisa segera dilakukan pemadaman,’’ kata Kapolsek Jogorogo AKP Budi Cahyono.

Budi menjelaskan, peristiwa kebakaran itu kali pertama diketahui Purwanto, 42. Saat melintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), warga Desa Brubuh, Jogorogo, tersebut melihat kobaran api menjilat bagian belakang rumah korban. ‘’Saksi juga mengaku mendengar beberapa kali bunyi ledakan,’’ ungkapnya.

Mengetahui hal itu, saksi langsung mencari sang empunya rumah yang ternyata sedang di sawah bersama istrinya. Informasinya, Jumirin dan sang istri pergi menengok sawahnya sekitar satu jam sebelum peristiwa kebakaran itu terjadi. ‘’Setelah dapat kabar itu, korban langsung pulang dan minta tolong warga sekitar untuk memadamkan api,’’ lanjut Budi.

Menggunakan peralatan seadanya, Jumirin dibantu warga berupaya memadamkan kobaran api. Si jago merah berhasil dipadamkan sekitar setengah jam kemudian. Meski begitu, bangunan dapur sekaligus perabotan di dalamnya telanjur jadi arang. Bahkan, api sudah menjalar ke bagian tengah rumahnya.

Kepada petugas, Jumirin mengaku sebelum pergi ke sawah sempat memasak di tungku dapur menggunakan kayu bakar dan sekam. ‘’Dugaan sementara, api berasal dari situ (tungku, Red),’’ tutur Budi sembari menyebut kerugian materiil akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 12 juta.

Diduga, saat Jumirin meninggalkan rumah, bara sekam di tungku belum benar-benar padam hingga menyulut beberapa benda yang ada di dapurnya. ‘’Korban juga menyebut ada kompor berikut tabung gas yang masih terisi tak jauh dari lokasi tungku,’’ ujar Budi. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here