Lupa Matikan Kompor, Rumah Pemulung Kobong

26
FAKTOR MANUSIA: Rumah Paiman di Kelun, Kartoharjo, terbakar Senin (7/10). Cuaca panas dan angin kencang memudahkan api cepat membesar.

SEBULAN terakhir nyaris tiada hari tanpa musibah kebakaran di Kota Madiun. Senin (7/10) giliran rumah Paiman di Kelurahan Kelun, Kartoharjo, kobong. Sekitar pukul 07.00, tetangga yang mengetahui kejadian itu langsung berteriak histeris. Mengundang semburat warga sekitar lokasi kejadian.

Warga berusaha memadamkan api sebisanya. Awalnya si jago merah melalap tumpukan plastik dan kardus hasil memulung Paiman. Tidak berselang lama, api menjalar ke bagian rumah. ‘’Tetangga yang melihat langsung berteriak minta tolong. Ada yang langsung telepon petugas pemadam kebakaran,’’ kata Harsono, ketua RW 5 kelurahan setempat.

Kobaran api menyambar atap dan ruang bagian timur rumah. Cuaca panas dan angin kencang membuat api semakin membesar. Beruntung, beberapa menit berselang petugas pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi kejadian. ‘’Satu jam berselang petugas berhasil memadamkan api,’’ ujarnya.

Mengantisipasi bara api menyala lagi, petugas melakukan pembasahan lokasi. Sebab, banyak barang bekas yang mudah terbakar di rumah tersebut. Pun berjaga beberapa saat usai api padam. Harsono menerangkan, Paiman memasak air sekitar pukul 15.00, Minggu (6/10). Setelah mendidih, Paiman lupa mematikan kompor. Diduga api berasal dari kompor tersebut. ‘’Pak Paiman tinggal sebatang kara,’’ ungkapnya.

Kasi Damkar Satpol PP Kota Madiun Anang Dwi Sulistianto mengatakan, suhu udara meningkat ditambah angin yang bertiup kencang berpotensi menyebabkan api semakin membesar. Apalagi di rumah tersebut banyak barang bekas yang mudah terbakar. Dia mengapresiasi langkah sigap warga melapor ke pihaknya. ‘’Juga berusaha memadamkan api sembari menunggu petugas damkar datang,’’ ujarnya sembari menyebut penyebab dan kerugian material ranahnya kepolisian. (kid/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here