Lumayan, Pasar Malam Sumbang Rp 200 Juta

46

PONOROGO – Ramadan memberi pemasukan baru bagi kas daerah. Meski jumlahnya juga tidak begitu signifikan. Duit tersebut didapat dari pendapatan asli daerah (PAD) atas penyewaan kavling berjualan di Pasar Malam Lebaran 1440 H. Sedikitnya Rp 200 juta dibukukan. ’’Rp 200 juta itu murni PAD dari retribusi,’’ ujar Kabid Perdagangan Disperdakum Ponorogo Toto Basuki.

Pasar Malam Lebaran untuk tahun ini digelar mulai Sabtu (25/9) hingga 15 Juni mendatang. Pendaftaran para pedagang sudah ditutup sejak tengah pekan lalu. Kuota sebanyak 700 pedagang ludes didaftar. Tak hanya dari warga setempat. Juga ada sejumlah pedagang yang berasal dari luar daerah. ’’Sebagian besar yang mendaftar dari Ponorogo, karena kami memang utamakan yang dari daerah sendiri. Yang sudah berdagang di alun-alun juga diprioritaskan,’’ kata dia.

Meski baru buka esok hari, namun retribusi sudah ditarik oleh pemkab. Sebab, para pedagang memang diwajibkan untuk membayar biaya sewa di awal. Satu kavling yang ditawarkan memiliki luas sembilan meter persegi. Biaya sewa Rp 1.500 per meter persegi per hari. Total satu kavling per hari dihargai Rp 13.500. Total jika pedagang menyewa 22 hari sejak awal pasar malam dibuka hingga penutupan, biaya yang dikeluarkan Rp 297 ribu. ’’Total pendapatan yang masuk diperkirakan lebih dari Rp 200 juta,’’ sebut Toto.

Sama seperti tahun sebelumnya, penempatan pedagang juga diatur oleh disperdakum. Stan kuliner bakal ditempatkan di bagian tepi dan terluar. Sebab, ada potensi bahayanya. ’’Karena pakai kompor, ada api, ini supaya meminimalisir potensi bahaya. Kalau stan pakaian, bisa ditempatkan di areal tengah,’’ ujarnya.

Dari tahun ketahun, pasar malam memang menjadi salah satu hiburan tiap momen lebaran di Bumi Reyog. Tahun ini pun demikian. Toto berharap pasar malam dapat menjadi jujukan hiburan warga setempat yang menikmati momen Lebaran di Ponorogo. Pun, diyakini uang yang berputar selama pasar malam bakal lebih dari Rp 200 juta. ’’Ada multiplier effect dari pasar malam yang dirasakan langsung oleh masyarakat,’’ tukasnya. (naz/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here