Lubang Jalan Biang Nyungsep di Kubangan

58

MADIUN – Jalan rusak di kabupaten Madiun benar-benar akut. Tak hanya di wilayah pinggiran, jalan berlubang juga menyergap wilayah ibu kota kabupaten di Caruban. Di jalan Dr Soetomo, Bangunsari, Mejayan misalnya sepanjang satu kilometer terdapat 15 lubang mengganga hingga membahayakan pengguna jalan. ‘’Jelas membahayakan,’’ tegas Sumitro, salah seorang warga setempat.

Mitro mengatakan jika selasa (2/4) pagi sudah lubang jalan itu mencelakai penguna jalan. Maksud hati pengguna jalan menghindari lubang, sebaliknya nyungsep di kubangan, karena saat musim hujan lubang jalan terisi air. Tak hanya sekali sekali dua terjadi, kejadian serupa menimpa pengguna jalan lainnya. ‘’Tidak sampai ada yang meninggal, paling ya babras saja,’’ katanya.

Kata dia jalan berlubang itu sudha cukup lama. Banyaknya lubang membuat warga harus memasang peringatan agar tidak ada pengendara yang celaka. ‘’Dulu belum separah itu,’’ katanya.

Tak hanya diibu kota  kabupaten, jalan rusak juga ditemui di jalan raya Bagi Sawahan, tak jauh dari pintu tol Madiun. Kerusakan jalan diduga karena saluran air tak berfungsi optimal. Hingga menyebabkan lubang semakin dalam, hingga membahayakan pengendara motor. ‘’Dan ada yang kerusakannya sampai seluruh badan jalan, ‘’ ungkap Wiwin, warga Desa bagi, Kecamatan Madiun.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Heru Sulaksono mengungkapkan jika pihaknya masih melakukan pemeliharaan. Lokasinya tentu dilakukan skala prioritas berdasar tingkat kerusakan. pengerjaan pemeliharaan jalan bakal dimulai Mei nanti. Tapi pihaknya meminta agar pengerjaan dapat dilakukan akhir bulan ini dengan pertimbangan Juni digunakan untuk arus mudik. ‘’Namun, untuk Kajang itu masih jalan kabupaten dan sudah kami usulkan untuk jadi jalan provinsi,’’ ungkapnya.

Dia mengungkapkan kalau pihaknya belum menganggarkan untuk peningkatan untuk khsusunya di jalan Kajang. Namun, untuk jalan yang ada di Bangunsari, khususnya di jemabtan yang bolong, pihaknya sudah merencanakan untuk melakukkan pembongkaran. ‘’Karena tidak bisa kalau hanya ditambal, sebulan pasti sudah bolong lagi,’’ katanya. (fat/pra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here