Longsor Timbun Separo Badan Jalan Pacitan-Ponorogo

143

PACITAN – Nyaris tiada hari tanpa longsor di jalur Pacitan-Ponorogo. Terutama pada musim penghujan. Meski intensitas hujan tak setinggi tahun lalu, namun tetap saja membuat waswas para pelintas. Sebab, jalur penghubung antarkabupaten tersebut sangat vital.

Sekitar pukul 06.00 kemarin (4/3), longsor kembali terjadi di jalur ini. Tepatnya masuk Dusun Ringinasri, Desa/Kecamatan Tegalombo. Tebing curam di sisi jalan ambrol. Material longsorannya menutup hampir separo badan jalan. Sehingga, kendaraan yang melintas harus bergantian. ‘’Kejadiannya pagi. Padahal gak ada hujan,’’ kata Sukadi, salah seorang warga setempat.

Sehari sebelumnya, longsor juga terjadi di lokasi yang sama. Puluhan meter kubik batu besar jatuh dari sisi tebing. Petugas dibantu warga setempat membersihkan lokasi kejadian. Mereka pun harus melakukannya dua kali. ‘’Kalau tidak segera dibersihkan tidak bisa dilewati kendaraan,’’ ujarnya.

Dia memperkirakan longsor susulan kemarin pagi merupakan sisa dari kejadian sehari sebelumnya. Pasalnya, saat kejadian cuaca cerah. Berbeda dengan sehari sebelumnya. Hujan sempat mengguyur deras sore harinya. ‘’Tiba-tiba saja longsor, untung pas gak ada yang lewat,’’ tutur Sukadi.

Sukadi menyebut, sekitar lokasi tersebut kerap terjadi longsor. Meski intensitas berbeda di setiap kejadian. Terkadang runtuhan material tak sampai menutup jalur. ‘’Tahun ini belum ada yang parah. Paling cuma setengah (badan jalan, Red) seperti ini,’’ sebutnya.

Mengantisipasi kejadian serupa, dia berharap pihak terkait sudi memangkas tebing di sekitar lokasi. Pasalnya, sebagian besar tebing hampir tegak lurus. Kondisi tersebut dinilai membahayakan para pengguna jalan yang melintas. ‘’Takutnya kalau pas longsor ada yang lewat,’’ pungkasnya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here