Madiun

Londo Kampung Pucet mergo Durung Mangan Sego Pecel

David Andrew Jephcott, YouTuber yang Populer dengan Konten Berbahasa Jawa

Kecintaan David Andrew Jephcott pada bahasa Suroboyoan disalurkan dalam kanal YouTube Londo Kampung. Kamis (28/11) bule Australia itu berbagi ilmu dengan para milenial Kota Madiun dalam sebuah talk show. Bagaimana suasananya?

========================

HENGKY RISTANTO, Madiun, Jawa Pos Radar Madiun

GELAK tawa memenuhi ballroom Sun Hotel kemarin siang (28/11). Penonton dibuat terbahak dengan guyonan khas Suroboyoan David Andrew Jephcott. Bule Australia itu didapuk sebagai narasumber talk show tentang penggunaan media sosial sebagai sarana literasi.

Wali Kota Madiun Maidi dan Bunda Baca Yuni Setyawati yang duduk di barisan depan pun ikut tertawa mendengar celetukan pria tersebut. Terutama saat Dave –sapaan akrab David Andrew Jephcott- menceritakan pengalamannya membuat konten vlog prank di  sebuah warung nasi pecel seputaran Stasiun Madiun tahun lalu. Saat tengah nge-prank dengan bahasa Inggris, tiba-tiba dia dikagetkan kedatangan seorang pembeli.

Dengan nada bercanda, orang yang telah mengenalinya tersebut mengatakan kepada penjual nasi pecel bahwa Dave sebenarnya bisa berbahasa Indonesia. Bahkan, bahasa Jawa. Semua itu diketahui dari channel YouTube Dave, Londo Kampung.

Mendengar itu Dave langsung menepuk jidat. Padahal, awalnya bule yang kini menetap di Dukuh Kupang, Surabaya, tersebut meyakini tidak ada orang yang mengenali dirinya saat nge-prank di Kota Madiun.

Ya, Dave sangat fasih berbahasa Jawa. Itu pula yang terlihat saat talk show kemarin. Tak pelak, para penonton enggan beranjak dari tempat duduknya hingga acara selasai. Apalagi, dia kerap melontarkan joke segar dengan logat Suroboyoan yang khas. ‘’Lemes, pucet, mergo durung mangan sego pecel,’’ kelakarnya menimpali ucapan pembawa acara yang menyebut wajahnya pucat.

Meski begitu, Dave tak pernah tahu sejak kapan belajar bahasa Jawa. Dia hanya menyebut bahwa dirinya tinggal di Indonesia sejak usia dua tahun. Sejak itu pula dia biasa berbaur dengan teman-teman sekampungnya. ‘’Dari situlah saya mulai paham bahasa Jawa,’’ ucapnya.

Dave memilih menggunakan bahasa Jawa dalam setiap vlognya karena ingin tampil beda dengan YouTuber lain. ‘’YouTuber bule yang pakai bahasa Jawa yo aku thok, rek,’’ ujar putra pasangan Heather Jephcott dan Hume Jephcott itu.

Dengan cara itu pula popularitas Dave di YouTube cepat melesat. Bukan karena logat yang salah, melainkan kesan tidak umum yang tampak. Perawakan dan warna kulitnya khas bule. Tak jarang, orang yang baru kenal berbicara dengannya menggunakan bahasa Inggris. ‘’Kalau ada yang seperti itu, tak jawab pakai bahasa Jawa, ben tambah ngakak,’’ cetus Dave. *** (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close