Literatur Jawa Belum Banyak Terbaca

73

MAGETAN – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan tampaknya harus lebih agresif dalam merealisasikan mimpi center excellent sastra Jawa. Sebab, keinginan Bupati Magetan Suprawoto itu tak cukup dijangkau dengan pemenuhan fasilitas.

Sebab, lemari khusus penyimpan ratusan eksemplar buku sumbangan orang nomor satu di Magetan itu sampai kini tak terjamah. Lalu lalang pengunjung perpustakaan hanya melewati. Tidak ada yang membuka lemari, apalagi mengambil deretan koleksi sastra Jawa itu. Padahal, di kaca lemari tertulis jelas koleksi tersebut dapat dipinjam. ‘’Butuh waktu mengenalkan sastra Jawa,’’ kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Arpus Magetan Gatot Sapto Priyono.

Memang, literatur sumbangan dari Kang Woto -sapaan bupati Magetan- belum lama. Baru sekitar akhir tahun lalu resmi diserahkan dan menjadi koleksi perpustakaan. Sehingga wajar jika belum banyak warga yang mengetahuinya. ‘’Peminatnya tidak seperti buku umum,’’ ujarnya.

Gatot yang dipercaya menakhodai Dinas Arpus Magetan per 1 Januari lalu sempat khawatir. Lantaran penempatan koleksi sastra Jawa berbeda dengan genre lainnya. Bukan di dalam rak terbuka. Melainkan lemari kaca meski tidak terkunci. Pada bagian atas lemari juga tertulis Koleksi buku bantuan Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, SH, M.Si. ‘’Khawatir kalau pengunjung mengira buku itu tidak bisa dipinjam. Padahal, fungsinya sama dengan buku umum lainnya,’’ tegasnya.

Kendati demikian, bukan berarti sastra Jawa sama sekali tidak ada peminatnya. Beberapa buku terlihat tergeletak di meja baca. Tidak sampai tercatat peminjaman. Hingga kini, baru sekitar 50 eksemplar sastra Jawa yang dipinjam. ‘’Tetap ada peminjamnya,’’ terangnya.

Ke depan, Gatot tak akan menyiakan dibangunnya mal pelayanan di Pasar Baru Magetan. Lewat sana akan disebarluaskan koleksi sastra Jawa milik perpustakaan Magetan. Sehingga warga yang mencari referensi sastra Jawa bisa menjadikan perpustakaan Magetan sebagai jujukan. ‘’Pengenalan secara meluas memang belum kami lakukan,’’ jelasnya.

Gatot pun berencana menambah koleksi sastra Jawa dari 250 eksemplar yang telah ada. Agar benar-benar mewujud cita-cita center excellent sastra Jawa. Anggaran terkait telah disiapkan tahun ini. ‘’Koleksi buku segera ditambah karena sastra Jawa akan menjadi ciri khusus perspustakaan Magetan,’’ pungkasnya. (bel/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here