Libatkan Linmas Amankan Pemilu

30

MAGETAN – Dukungan pengamanan pemilu 2019 diberikan oleh Pemkab Magetan kepada Polri dan TNI. Total sekitar 6 ribu personel satuan lintas masyarakat (linmas) dilibatkan untuk membantu mengawasi jalannya pemungutan suara pada 17 April mendatang. ‘’Personel satlinmas tersebut tak hanya difokuskan pada tempat pemungutan suara (TPS), namun juga mobile,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto kemarin (10/4).

Dia tidak ingin pelaksanaan pemilu 2019 di Magetan tercoreng dengan adanya konflik. Karena itu pengerahan ribuan personel satlinmas dianggap penting. Tujuannya untuk mencegah sekaligus mengantisipasi terjadinya kegaduhan di tengah masyarakat. ‘’Magetan kan kondangnya aman. Jadi, situasinya harus sejuk dan damai,’’ tutur kepala daerah yang akrab disapa Kang Woto itu.

Kendati demikian, Kang Woto mengimbau agar masyarakat ikut berperan menjaga kondusivitas wilayah selama coblosan dan sesudahnya. Seperti menghidupkan kembali kegiatan poskamling di lingkungan tempat tinggal mereka. ‘’Ini tanggung jawab kita bersama. Mari laksanakan tugas sesuai profesi masing-masing dengan ikhlas dan tanggung jawab,’’ ujar mantan sekjen kementerian kominfo itu.

Terpisah, Kasatpol PP dan Damkar Magetan Chanif Tri Wahyudi mengatakan, tugas anggota satlinmas itu bakal melekat di pemerintah desa (pemdes), kecamatan hingga kabupaten. Mekanismenya setiap TPS bakal dijaga oleh enam personel satlinmas. Jumlah serupa juga ditempatkan di tingkat kecamatan. Sedangkan, di kabupaten ada sebanyak 70 personel. ‘’Pengamanan ini lintas sektor. Kami akan saling bersinergi selama pelaksanaan pemilu berlangsung,’’ katanya.

Chanif menyatakan para anggota satlinmas itu sudah teruji. Karena sebelumnya mereka sudah mendapat pelatihan dan pendidikan dasar. Seperti baris berbaris (PBB) yang pelatihannya melibatkan personel TNI dan Polri. Serta penyelesaian masalah yang ada di lapangan. ‘’Berkaca pada pengamanan pilkada 2018 lalu, saya optimistis mereka bisa diandalkan saat pemilu 2019. Karena mereka sebelumnya juga telah diberikan pembekalan,’’ terangnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa dalam pengamanan pemilu 2019 tidak ada pelatihan khusus kepada anggota satlinmas. Tapi, cukup dengan apel pasukan sebagai bentuk penyegaran. Sambil mengingatkan tupoksi anggota satlinmas. ‘’Supaya lebih antisipatif. Karena semakin mendekati hari H coblosan,’’ pungkasnya. (bel/her/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here