Letkol Inf Eko Antoni Chandra Beri Nuansa Religius di Yonif 501/BY

344

Pucuk pimpinan Batalyon Infanteri Para Raider 501 Bajra Yudha resmi berganti. Pejabat lama Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto digantikan Letkol Inf Risa Wahyu Puji S. Eko selanjutnya bertugas sebagai komandan Kodim 0907 Tarakan, Kalimantan Utara.

JARUM jam menunjukkan pukul 07.00. Ratusan pasukan Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 501 Bajra Yudha memadati lapangan markas. Beberapa saat berselang, upacara serah terima jabatan (sertijab) pun dimulai.

Usai persiapan pasukan, komandan upacara memasuki lapangan. Menyusul kemudian Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto (pejabat lama) dan Letkol Inf Risa Wahyu Puji S. (pejabat baru) mengambil tempat.

Setelah serangkaian tahapan upacara, tiba waktunya acara inti sertijab dilaksanakan. Pasukan yang membawa tunggul Yonif Para Raider 501/BY melangkah tegap menuju area inti. Sesampai di lokasi terdengar suara komando penghormatan kepada tunggul.

Tak lama berselang, tiba waktunya pengambilan sumpah dan serah terima jabatan. Prosesi upacara pagi itu pun berlangsung khidmat. Usai pelaksanaan upacara, senyum semringah tampak menghiasi wajah Eko. ‘’Alhamdulillah acara lancar,’’ kata Eko.

Tuntas sudah Eko menjalankan tugas sebagai komandan Yonif (Danyonif) Para Raider 501. Terhitung satu tahun lima bulan dia melaksanakan visi misi dengan baik. Selama itu pula pria kelahiran Magelang 39 tahun silam ini sukses mengantar institusinya meraih sejumlah prestasi.

Pada pengujung 2018 lalu, misalnya Satuan Kostrad Para Raider 501/BY berjaya di event gerak jalan peleton beranting Yudha Wastu Pramukha Jaya. Prajuritnya berhasil menyabet juara I sekaligus memboyong piala bergilir.

‘’Itu event bergengsi di kalangan prajurit wilayah Kodam V Brawijaya,’’ sebutnya. Saat bertugas di Papua selama sembilan bulan, alhamdulillah mereka juga mendapat predikat sebagai pasukan terbaik,’’ ujarnya.

Di mata Eko, keluarga berperan penting dalam perjalanan karirnya. Pun, dia berusaha membagi waktu antara tugas kedinasan dan keluarga. Sore hari sepulang kerja menjadi waktu yang tepat berkumpul dengan anak dan istri. ‘’Kadang kan kami bertugas ke luar daerah, jadi waktu luang yang ada harus dimanfaatkan dengan baik,’’ tutur Eko.

Selama menjabat pucuk pimpinan Yonif 501/BY, Eko dikenal sebagai komandan yang religius. Salah satunya mengajak seluruh prajurit yang muslim membaca Surah Yasin bersama di musala markas usai salat Duhur dan Magrib.

‘’Saat berdinas di Papua (tugas Pamtas Republik Indonesia dan Papua Nugini,Red) khusus Jumat ada tambahan. Usai salat Magrib, yasinan bersama. Setelah itu, khataman sampai selesai. Sistemnya bergilir, jadi tugas tidak terbengkalai,’’ bebernya. ‘’Membaca Surah Yasin itu membuat hati tenang. Para prajurit dianjurkan membacanya agar kesatuan aman,’’ ucapnya. ***(isd/c1/adv)

Didukung oleh:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here