Lempeng Gapit, Percepat Pengurusan Akta Kematian

74

MADIUN  – Pelayanan administrasi terhadap warga Kota Madiun kian mudah. Sebab, pemkot kini tak hanya memberlakukan pengurusan berkas secara online hingga meringkas tahap birokrasi. Ada juga paket layanan mengurus kependudukan, petugas mengantar sampai di tempat atau Lempeng Gapit.

Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Nono Djatikusumo mengatakan, program tersebut melayani pengurusan akta kematian. Sistemnya, nomor telepon genggam seluruh pejabat dispendukcapil atau bidang yang mengurusi penghapusan anggota keluarga untuk pengurusan akta kematian disebar ke seluruh ketua RT.

Dari situ selanjutnya ketua RT bisa melaporkan kepada pihaknya secara langsung via komunikasi WhatsApp (WA) apabila ada warganya yang meninggal dunia. Syaratnya, ketua RT hanya cukup mengirimkan KK, KTP, serta surat keterangan kematian. ’’Jadi, sebelum jenazah dikubur, Insya Allah dokumen three in one mulai dari perubahan KK hilang satu, (status) KTP cerai mati, dan akta kematian kami kirim sampai ke tempat,’’ terangnya kemarin (3/3).

Nono menambahkan, sekalipun ada warga yang meninggalnya malam dan dokumennya telah dilaporkan oleh ketua RT setempat, pihaknya akan tetap melayani. Tanpa kecuali pada saat hari libur. ‘’Jadi, kami kedepankan pelayanan khusus kepada masyarakat,’’ ujarnya.

Dia menyampaikan, pahe diharapkan dapat menekan keterlambatan pengurusan akta kematian. Selama ini, ketika ada warga yang kehilangan anggota keluarganya karena meninggal dunia, mereka sering lalai mengurus akta kematian lantaran sedang berkabung.

Karena itu, dengan pahe, masyarakat bisa mendapatkan dokumen kependudukan berupa akta kematian dengan cepat dan mudah. Di samping itu, program tersebut mendorong pemkot melakukan pembaruan data kependudukan. ‘’Jadi, memudahkan masyarakat untuk kaitannya mengurus ahli waris serta (tunjangan) pensiunan,’’ ungkap Nono.

Hampir setahun pemberlakuan program Lempeng Gapit, tercatat pengurusan akta kematian yang dilayani sudah mencapai 99,86 persen. Bahkan, realisasi itu sudah melebihi target pelayanan pengurusan akta kematian nasional.

Diakuinya, program Lempeng Gapit ini tidak mudah ditiru oleh daerah lain. Pasalnya, kondisi geografis Kota Madiun mudah dijangkau. Sehingga, pelayanan administrasi mengantarkan dokumen kependudukan ke masyarakat bisa dilakukan dengan cepat dan efisien. ‘’Dengan adanya inovasi ini, kami berharap bisa mempercepat dan mempermudah masyarakat dalam hal kepemilikan akta,’’ ucap Nono. (her/c1/ota/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here