Legislatif Minta Pemkab Ngawi Segera Terbitkan Perda

39
DISAHKAN: Bupati Kanang bersama pimpinan DPRD menandatangani pengesahan sembilan ranperda setelah rapat paripurna.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sembilan rancangan peraturan daerah (ranperda) disahkan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Rabu (21/8). Perinciannya, empat ranperda usulan eksekutif dan lima ranperda inisiatif DPRD.

Legislatif berharap segera ada tindak lanjut dari pemkab. Salah satunya dengan segera menerbitkan peraturan bupati (perbup) sebagai petunjuk teknis pelaksanaan perda-perda tersebut. ‘’Perda yang secara aplikasi sudah dapat dilaksanakan harus segera disosialisasikan ke masyarakat,’’ pinta Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Antok -sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko- mengungkapkan, perda yang perlu diprioritaskan untuk disosialisasikan adalah yang berkaitan dengan pengaturan limbah serta menara telekomunikasi. Sebab, akan bersinggungan langsung dengan para stakeholder terkait. ‘’Bagaimanapun kan semua harus menyesuaikan dengan aturan baru itu,’’ katanya.

Desakan DPRD itu bukan tanpa alasan. Menurut Antok, dalam waktu dua tahun efektivitas beberapa peraturan tersebut akan diuji di tengah masyarakat. Jika kelak faktanya menimbulkan pertentangan dengan kaidah atau norma yang ada, tentu perlu dievaluasi. Termasuk adanya kemungkinan bertentangan dengan peraturan di atasnya. ‘’Bukan tidak mungkin setelah ranperda ini disahkan, pemerintah pusat mengeluarkan aturan yang bertentangan,’’ ungkapnya.

Bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono kemarin memberikan jawabannya terkait pandangan umum yang disampaikan semua fraksi di DPRD. Menurutnya, semua padangan umum itu bagus, terutama jika dikaitkan dengan sembilan ranperda yang disahkan. Pun, dia berjanji bakal segera menindaklanjuti ranperda itu dengan menerbitkan perbup.

‘’Kalau dulu ada yang belum diperbupkan, itu memang karena banyak kendala. Tapi yang ini (sembilan ranperda, Red) akan kami buatkan perbup semuanya,’’ katanya. (tif/c1/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here