AdvertorialMadiun

Legislatif-Eksekutif Sepakati Rancangan KUA-PPAS 2021

Maidi Minta Dewan Dukung Enam Program Prioritas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Permintaan dukungan diungkapkan oleh Wali Kota Maidi kepada seluruh anggota DPRD Kota Madiun saat sidang paripurna Selasa (4/8). Maidi meminta dewan mendukung seluruh program pembangunan yang dirancang pemkot. Tercatat permohonan bantuan dukungan tersebut disampaikan dua kali.

Pertama, saat menjelaskan program prioritas tahun 2021. Maidi menyampaikan bahwa program pembangunan daerah harus diwujudkan. Kemudian, permintaan bantuan kedua diucapkan setelah mantan sekda Kota Madiun itu memaparkan strategi pemulihan ekonomi masyarakat dan penanganan dampak virus korona. ’’Saya memohon kepada seluruh anggota dewan dapat mendukung dan membantu,’’ ujarnya.

Wajar Maidi meminta bantuan dewan. Sebab, ada sejumlah program prioritas yang perlu direalisasikan tahun depan di tengah defisit anggaran sekitar Rp 127,2 miliar. Seperti pengembangan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.

Maidi mengatakan, tahun depan ada enam prioritas pembangunan. Meliputi peningkatan ketahanan ekonomi dan daya saing daerah untuk menurunkan angka kemiskinan; meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan; pelestarian budaya untuk pengembangan pariwisata; peningkatan infrastruktur dan kualitas lingkungan hidup; serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Total kekuatan anggaran yang diusulkan dalam KUA-PPAS APBD 2021 mencapai Rp 1,112 triliun. Jumlah itu lebih kecil jika dibandingkan dengan usulan APBD 2020. Saat itu, total belanja pemkot yang diajukan mencapai Rp 1,278 triliun. ‘’Kegiatan di plafon memang turun. Hal itu dipengaruhi penurunan (pendapatan) pajak daerah dan lainnya,’’ beber Maidi.

Namun, pihaknya akan melihat dulu progres keuangan daerah tahun 2020. Dia memperkirakan anggaran yang tidak terserap cukup banyak. Karena alokasi dana yang ada dialihkan untuk penanganan Covid-19. ‘’Mudah-mudahan (penanganan) Covid-19 tidak sampai memakan anggaran yang tinggi. Selain itu, dari plafon 2021 kita akan melihat kegiatan sesuai dengan skala prioritas,’’ terangnya.

Lantas, program apa saja yang bakal menjadi prioritas tahun depan? Mayoritas merupakan pekerjaan yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Misalnya, mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran dengan meningkatkan pengembangan UMKM serta sektor pariwisata. ‘’Nah, yang kami dahulukan tentu berkaitan dengan lompatan pertumbuhan ekonomi,’’ ujar Maidi.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyebut eksekutif-legislatif sepakat dalam satu pandangan bahwa penanganan dampak kesehatan dan ekonomi Covid-19 masih menjadi prioritas tahun depan. ‘’Kami coba bangkitkan ekonomi kreatif dan daerah supaya inflasinya tidak terlalu tinggi,’’ katanya.

Istono juga memastikan beberapa pekerjaan fisik tahun depan bakal dikurangi kegiatannya. Dia berharap ada kesepahaman antara eksekutif-legislatif beserta masyarakat. ‘’Kalau nanti (pandemi) Covid-19 sudah berakhir di Kota Madiun (nol kasus, Red), kita bisa start kembali seperti RPJMD yang telah disampaikan oleh wali kota,’’ jelasnya. (her/c1/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close