Lebih dari Seribu Surat Suara Pemilu Rusak

81

NGAWI – Penyortiran sebagian surat suara yang diterima KPU Ngawi sudah selesai dilakukan sekitar pukul 10.00 kemarin (19/3). Dari proses itu, diketahui lebih dari seribu lembar rusak. ‘’Tadi (kemarin, Red) sudah kami rekap bersama hasil sortir untuk tahap pertama,’’ kata Ketua KPU Ngawi Syamsul Wathoni.

Toni -sapaan akrab Syamsul Wathoni- mengungkapkan, surat suara yang telah disortir baru untuk kebutuhan pemilu presiden dan wakil presiden (PPWP) serta dewan perwakilan daerah (DPD). ‘’Untuk DPRD kabupaten belum, masih menunggu sisa yang belum dikirim,’’ ujarnya.

Toni memerinci, surat suara untuk PPWP yang telah disortir sebanyak 715.809 lembar. Dari jumlah tersebut, 713.993 di antaranya dalam kondisi baik. Sedangkan sisanya sebanyak 1.816 lembar dinyatakan rusak. Sementara, dari total 62.690 lembar surat suara DPD yang sudah disortir, ada 201 yang rusak. ‘’Nanti akan kami mintakan gantinya,’’ tutur Toni.

Mengenai kerusakan surat suara itu, Toni menyebut sebagian karena pemotongannya tidak pas. Ada pula yang tulisan atau gambarnya rangkap sehingga menjadi tidak jelas. ‘’Kami laporkan ke KPU Jatim dan KPU RI supaya lekas diganti,’’ terangnya kepada Radar Ngawi.

Toni menambahkan, ada selisih penghitungan jumlah surat suara yang diterima KPU Ngawi Sabtu lalu (16/3). Data dari percetakan menyebutkan ada 719.194 lembar surat suara PPWP yang diterima. Namun, faktanya baru sebanyak 715.809 lembar. Sedangkan surat suara DPD justru ada kelebihan sekitar 190 lembar dari versi percetakan sebanyak 62.500.

Dia menuturkan, Ngawi masih kekurangan sekitar empat kontainer surat suara. Sesuai rencana, logistik itu dikirim dari percetakan di Bekasi kemarin sebanyak dua kontainer. Sisanya dikirim pada Sabtu mendatang (23/3). ‘’Semoga tidak ada keterlambatan lagi,’’ harapnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here