Laporan DPC Gerindra Pacitan Lanjut Persidangan

30
BABAK BARU: Suasana sidang pendahuluan atas laporan DPC Gerindra Pacitan di kantor sekretariat bawaslu setempat Senin (15/7).

PACITAN – Tudingan DPC Gerindra Pacitan bahwa komisi pemilihan umum (KPU) melanggar administrasi memasuki babak baru. Badan pengawas pemilu (bawaslu) bakal menyidangkan laporan atas penundaan penetapan perolehan suara dan calon legislatif (caleg) terpilih DPRD 2019-2024. Itu hasil menggelar sidang putusan pendahuluan yang menghadirkan pihak pelapor dan terlapor Senin (15/7). ‘’Laporan memenuhi syarat formil dan materiil,’’ kata Komisioner Divisi Hukum, Data, dan Informasi Bawaslu Pacitan Agus Hariyanto.

Agus menyebut pihak pelapor adalah Abdul Goni, sekretaris Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Gerindra. Sedangkan terlapor adalah KPU yang dalam surat laporan disebut tidak segera menetapkan perolehan suara dan caleg terpilih sebelum 4 Juli. ‘’Sidang kedua besok (hari ini, Red) dengan agenda mendengarkan pokok-pokok laporan pelapor dan jawaban terlapor,’’ ujarnya.

Agenda sidang ketiga menghadirkan saksi dan bukti yang menguatkan laporan. Sebelum akhirnya pengambilan putusan pada sidang keempat. ‘’Kapan waktunya nanti masih menunggu,’’ tutur Agus.

Ketua KPU Pacitan Sulis Setyorini mengatakan, jawaban dan alat bukti segera disiapkan untuk menghadapi sidang. Di antaranya regulasi terkait untuk dikonfrontasikan dengan laporan DPC Gerindra. ‘’Kami menguatkan jawaban dan kronologis sebelum penetapan,’’ katanya.

Sementara, Abdul Goni menjelaskan bahwa laporan pelanggaran administratif itu meminta konsistensi anggota KPU. Sebagai penyelenggara pesta demokrasi, mereka justru melanggar aturan. Yakni, tidak menetapkan perolehan kursi dan anggota dewan terpilih tiga hari usai buku register perkara konstitusi (BRPK) keluar. ‘’Padahal kalau partai politik yang telat atau tidak sesuai jadwal langsung dicoret (dari kepesertaan pemilu, Red),’’ ujarnya.

Menurut dia, penundaan penetapan berdampak terhadap psikologis caleg terpilih. Juga konsekuensi bila wakil rakyat terpilih telanjur meninggal dunia sebelum ditetapkan. ‘’Kami berharap segera ada penetapan,’’ ucapnya. (odi/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here