Lapangan Stadion Yosonegoro Rusak Pascakonser Band

133

MAGETAN – Penggunaan lapangan Stadion Yosonegoro untuk konser musik harus dikaji ulang. Jika tidak, muncul problem yang sama pascakonser Endank Soekamti baru-baru ini. Lapangan mengalami kerusakan yang tergolong berat. Bahkan, sudah seperti sawah.

Dari penelusuran Radar Magetan, konser salah satu band nasional itu dalam rangka HUT SMKN 1 Magetan (Kanesma). Pelaksanaannya 28 Januari lalu. Pihak panitia HUT dari sekolah tersebut sudah menyewa dengan membayar retribusi sebesar Rp 8,7 juta. Saat itu kondisi lapangan becek karena Magetan diguyur hujan deras. Tak ada pelapis papan. Sehingga, rumput rusak parah ketika penonton berjingkrak-jingkrak.

Pascakonser, ada jadwal seleksi porprov yang digelar Askab PSSI Magetan. Lantaran kondisi lapangan rusak parah, langsung dicari opsi lapangan pengganti. ’’Kami prihatin melihat kondisi lapangan,’’ kata Ketua Askab PSSI Magetan Sutomo.

Anggota exco PSSI Magaten Agus Tholib menambahkan, pada pekan pertama Februari ini, sesuai jadwal yang sudah diagendakan adalah seleksi. Sudah 70 atlet sepak bola asal Bumi Ki Mageti yang mendaftar. ’’Karena rumputnya rusak parah, kami akan cari lokasi baru,’’ ujarnya.

Agus Tholib mempertanyakan keseriusan pemkab untuk mendukung kemajuan sepak bola di kota wisata itu. Mengingat sebelum kerusakan yang terjadi, kondisi lapangan sudah bagus. Beberapa waktu sebelumnya juga sempat digunakan untuk pertandingan final U-12. Kerusakan ini menurutnya karena mudahnya pemkab mengeluarkan izin. ’’Tidak cukup satu tahun untuk mengembalikan kondisi seperti semula,’’ ungkapnya.

Sesuai rencana, Agus Tholib menggagas aksi simpatik yang ditujukan kepada Bupati Magetan Suprawoto. Harapanya, bupati bisa secara nyata mendukung kebangkitan persepakbolaan di Magetan. Itu sesuai janji dan visi misi ketika melakukan kampanye. ’’Kami akan melakukan aksi simpatik dengan menggelar salat hajat,’’ pungkasnya. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here