Lapak Tak Rapi di Jalan Suromenggolo Dikukuti

21

PONOROGO – Keasrian Jalan Suromenggolo terganggu pemandangan lapak yang tak dibereskan. Sehabis digunakan berjualan, lapak-lapak itu dibiarkan teronggok begitu saja. ‘’Boleh berjualan, tapi ketika tutup, trotoar harus kembali steril,’’ tegas Kasatpol PP Supriyadi, kepada Radar Ponorogo.

Selasa (14/5), Satpol PP akhirnya mengukuti bekas lapak yang teronggok di tepian jalan kembar tersebut. Ketiga warung tenda yang ditertibkan dianggap merusak pemandangan. Petugas kerap menemui tenda dibiarkan berdiri kendati si empunya warung tidak sedang berjualan. ‘’Sudah kami awali dengan peringatan, tapi diabaikan. Akhirnya kami tertibkan,’’ tegasnya.

Selain ketiga warung tenda, satpol PP juga sempat mendatangi salah satu toko baju di jalan yang sama. Toko tersebut acap menggelar dagangan hingga trotoar. Satpol PP akhirnya mengeluarkan peringatan pertamanya. Jika tidak digubris, nasibnya bakal berakhir sama dengan warung tenda yang kemarin ditertibkan. ‘’Setiap penertiban kami awali peringatan. Termasuk warung di Jalan Jenderal Sudirman, kami peringatkan terlebih dahulu,’’ jelas Supriyadi.

Seluruh warung tenda komplit beserta meja kursi yang ditertibkan itu kini diamankan di markas satpol PP. Supriyadi memastikan tidak akan langsung menyerahkan barang tersebut kepada para pemiliknya. Harus ada surat kesanggupan perubahan sikap dalam berjualan. Barulah barang sitaan diserahkan kembali tujuh hari setelah penertiban. ‘’Kalau masih saja membandel, akan kami sita permanen,’’ pungkasnya. (naz/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here