Lampu Bangjo Rp 400 Juta di Perempatan Gerdon Mubazir

50
SEMRAWUT: Pengendara motor dari barat dan timur saling berpapasan akibat lampu bangjo di simpang empat Gerdon, Pucang Sewu, Pacitan, mati.

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pemasangan traffic light di simpang empat Gerdon di Kelurahan Pucang Sewu, Pacitan, muspro. Lampu bangjo yang dibeli Rp 400 juta dua tahun lalu di ruas itu sengaja tidak dioperasikan dinas perhubungan (dishub) setempat. ‘’Kami matikan setahun lalu, karena kalau hidup malah sering ada kecelakaan,’’ kata Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Umum Dishub Pacitan Priyadi Minggu (11/8).

Menurut Priyadi, kecelakaan terjadi karena minimnya kesadaran pengendara. Mereka mengabaikan isyarat lampu lalu lintas. Nyelonong kendati lampu indikator menyala merah. Dia tidak tahu kala ditanya latar belakang pemasangan lampu di persimpangan itu. Dalihnya, belum bertugas di dishub. ‘’Ini masih dalam pengkajian apakah dihidupkan lagi atau dipindah lokasi lain,’’ ujarnya.

Pantauan Radar Pacitan kemarin siang, arus lalu lintas di bangjo itu terlihat semrawut. Pemotor yang melaju dari utara mendadak berhenti di tengah perempatan. Lantaran bersimpangan dengan kendaraan dari arah barat. Begitu pula sebaliknya.

Tumadi, warga setempat, menyebut lalu lintas kian semrawut sejak lampu bangjo tidak berfungsi. Seingatnya, ada dua kali perbaikan. Sebelum akhirnya mati hingga saat ini. ‘’Lebih baik dihidupkan kembali. Bahaya kalau ada yang main terobos,’’ katanya.

Saifun Mizar, warga lainnya, mengungkapkan bahwa pengguna jalan sering berebut jalan. Tidak jarang tabrakan terjadi karena tidak waspada. Terutama ketika jam padat saat berangkat sekolah. ‘’Yang belum pernah lewat sini pasti celingak-celinguk,’’ ujarnya. (den/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here