Pacitan

Lama Terapung di Laut, Dua Nelayan Selamat

Mesin Kapal Mati, Berpegangan pada Keramba Ikan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Andai tidak ditemukan oleh nelayan, entah bagaimana nasib dua warga asal Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, ini. Seharian, nelayan atas nama Jamal dan Rustu alias Kenu itu terombang-ambing di lautan lepas ketika mencari ikan di perairan Pacitan.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (3/6) sekitar  pukul 16.00. Kala itu dua orang tersebut dalam perjalanan pulang selepas mencari ikan di laut. Mereka melihat keramba kosong dan memutuskan untuk dibawa pulang dengan cara ditarik menuju Pantai Tawang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo.

Semula, aktivitas di tengah laut berjalan sesuai rencana. Namun, petaka terjadi tak lama kemudian. Tali yang diikatkan ke keramba oleh Kenu terputus. Saat itu dia berada di atas keramba tersebut.

Melihat kejadian tersebut, Jamal yang berada di atas kapal coba menolong Kenu. Tapi, mesin kapal justru mati. Keduanya lantas terpisah jauh karena terbawa ombak.

Jamal akhirnya terselamatkan setelah ditolong nelayan lain yang kebetulan melintas sekitar pukul 22.00. Apa yang dialami keduanya kemudian dilaporkan ke petugas SAR gabungan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Aswin Rikha Wijaya mengatakan, proses pencarian Kenu dilakukan saat itu juga dengan dibantu komunitas nelayan. Namun, saat itu belum membuahkan hasil. “Kenu baru bisa ditemukan Kamis (4/6) sekitar pukul 12.00 dalam kondisi selamat,” katanya.

Saat ditemukan, kondisi Kenu lemas. Dia nyaris pingsan karena hampir seharian terombang-ambing di tengah laut. Begitu ditemukan dan dibawa ke daratan, Kenu langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. “Korban selamat karena terus berada di atas dan berpegangan pada keramba ikan tersebut,” terang mantan aspri bupati itu. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close