Laka Beruntun, Sopir Truk Tangki Kabur

231

NGAWI – Empat kendaraan besar terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun kemarin (25/10). Tiga truk dan satu truk tangki tumbur-menumbur di Km 03–04 ruas jalan nasional Ngawi-Mantingan. Tepatnya, masuk Desa Watualang, Ngawi, kemarin (25/10). Peristiwa laka lantas yang terjadi sekitar pukul 05.30 itu mengakibatkan seorang sopir dan kernet salah satu truk menjadi korban. ’’Korban tergencet di ruang kemudi,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Ipda Cipto Utoyo kemarin (25/10).

Tiga kali bunyi tabrakan terdengar keras di lokasi kejadian. Bunyi itu tepatnya berasal dari empat kendaraan yang terlibat kecelakan. Satu, truk nopol L 9648 UW yang dikemudikan Samuji, 41, warga Kelurahan Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Dua, truk nopol P 8439 UX yang dikendarai Andi Rahman, 42, asal Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Sumenep. Tiga, truk nopol AG 8644 UT dengan sopir Imam Sajuri, 51, yang beralamat di Desa Gadungan, Kecamatan Wates, Kediri. Empat, truk tangki nopol W 9713 UG dengan identitas pengemudi belum diketahui. ’’Sopir truk tangki ingin melarikan diri tapi menumbur yang di belakangnya,’’ papar Cipto.

Laka lantas bermula saat empat kendaraan itu melaju berderetan di lokasi kejadian. Posisi paling depan adalah Samuji. Di belakangnya, Andi Rahman. Truk tangki di jajaran ketiga, dan yang paling belakang adalah Imam Sajuri. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi, rentetan tabrakan dimulai pertama kali dari truk tangki pengangkut semen tersebut. ’’Truk tangki tiba-tiba menabrak truk di depannya. Kemudian, yang ditabrak itu menabrak lagi truk yang paling depan. Terakhir, truk tangki hendak putar balik dan malah menabrak truk di belakangnya,’’ urai Cipto.

Gagal putar balik, pengemudi truk tangki seketika meninggalkan kendaraannya. Sementara itu, sopir dan penumpang truk di jajaran kedua terjepit di ruang kemudi. Ditabrak truk tangki dari belakang dengan keras, kepala truk ringsek sesaat setelah menumbur truk paling depan. Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar dan aparat kepolisian yang datang ke TKP bersama-sama mencoba mengeluarkan Andi Rahman dan Kusridi (sopir dan penumpang terjepit) yang meringis kesakitan di kabin kemudi. ‘’Dengan peralatan seadanya, sopir dan penumpang truk berhasil dikeluarkan kurang lebih 30 menit,’’ terang Cipto.

Dua korban laka lantas tersebut mengalami luka parah. Selain pendarahan akibat benturan, nyeri dada akibat tergencet diderita keduanya. Andi Rahman dan Kusridi kemudian dilarikan ke RS At-Tin Husada Ngawi yang tak jauh dari lokasi kejadian. Sementara, kendaraan yang terlibat laka diamankan petugas kepolisian sebagai barang bukti. ’’Identitas sopir truk tangki sudah kami kantongi,’’ ungkap Cipto. (mg8/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here