NgawiSport

Laga Persinga v Persebaya di 32 Besar Piala Indonesia Mundur Lagi?

NGAWI – Laga Persinga Ngawi kontra Persebaya Surabaya besar kemungkinan kembali diundur. Sebelumnya beredar informasi lisan dari PSSI bahwa pertandingan leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia antara kedua tim bakal digelar pada 5 Februari.

Nah, jadwal itu dimungkinkan berubah. Itu setelah pada Kamis lalu (31/1) PSSI mengeluarkan surat resmi yang ditujukan kepada gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Surabaya, selaku pemilik Stadion Jala Krida Mandala.

Surat yang ditandatangani Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria itu diketahui berisi permohonan peminjaman lapangan serta dukungan keamanan untuk laga Persinga kontra Persebaya. Tertulis leg pertama digelar Sabtu (9/2) di Stadion Jala Krida Mandala AAL Bumimoro tanpa penonton. Sedangkan leg kedua akan dilangsungkan pada 12 Februari di tempat sama, juga tanpa disaksikan penonton.

Manajer Persinga Didik Purwanto mengaku tidak mempersoalkan jika laga tersebut diundur lagi. Sebab, sejak awal timnya sudah menyerahkan sepenuhnya jadwal pertandingan kepada PSSI. ”Dari awal ketika semua usaha untuk mendapatkan homebase gagal, kami pasrah ke federasi,” kata Didik kepada Radar Ngawi kemarin (2/2).

Sikap pasrah manajemen tim berjuluk Laskar Ketonggo itu bukan tanpa konsekuensi. Didik mengakui banyak risiko yang harus diterima. Salah satunya adalah pertandingan digelar tanpa suporter. ”Jika memang keputusan dari PSSI seperti itu kami tetap menerimanya” ujarnya pasrah.

Namun, kubu Persebaya Surabaya sepertinya juga ikut menanggung konsekuensi dari permasalahan yang terjadi saat ini. Setidaknya, jika surat PSSI itu dikabulkan pihak AAL, laga leg pertama maupun kedua tidak bisa digelar di kandang mereka, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). (tif/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close