Pacitan

Kunjungan Wisatawan Melorot Sepanjang Libur Lebaran Kali Ini

PACITAN – Kekhawatiran Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan benar-benar terjadi. Yakni tidak mampu mengoptimalkan target kunjungan wisatawan lantaran libur Lebaran kali ini mbendol neng ngarep. Dibanding tahun sebelumnya, jumlah kunjungan relatif turun.

Tahun lalu misalnya, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwsata mencapai Rp 1,7 miliar. Kali ini hanya Rp 1,15 miliar selama libur Lebaran. ‘’Turun sekitar 1,5 persen, khususnya saat Lebaran,’’ kata Kabid Pemasaran Disparpora Pacitan Budi Hartoko Kamis (13/6).

Hartoko membenarkan penyebab penurunan tersebut tak lepas dari mepetnya libur Lebaran kali ini. Libur kali ini dimulai beberapa hari sebelum Idul Fitri. Sedangkan empat hari usai lebaran mayoritas pegawai dan pekerja harus kembali ke masuk kerja. ‘’Otomatis libur Lebaran kali ini hanya lima hari, dimulai dari Idul Fitri sampai Minggu (9/6) lalu,’’ ujarnya.

Meski begitu beberapa objek wisata mengalami tren cukup bagus. Pantai Klayar misalnya. Destinasi andalan Pacitan itu dikunjungi 49 ribu wisatawan dalam lima hari. Bahkan, pada puncak liburan Sabtu (8/6) lalu, akses menuju objek wisata tersebut sempat diutup lantaran wisatawan membeludak. Disusul pantai Watukarung dengan 25 ribu pengunjung. Sedangkan objek wisata Gua Gong tergolong lesu. Padahal biasanya kerap menduduki posisi kedua. ‘’Mungkin banyak yang dari Klayar langsung ke Watukarung via Dersono,’’ duga Hartoko sembari menyebut Gua Gong dikunjungi 17 ribu wisatawan.

Selain dua pantai tersebut, beberapa tempat wisata lain seperti pantai Pancer Door, bukit Beiji Park (Pacitan Indah) serta pantai Pidakan mulai menarik wisatawan. Terlebih Pancer Door dekat dengan pusat kota. Sehingga, jadi jujukan wisatawan lokal maupun luar daerah. Selain memiliki ombak yang bagus, tambahan sarana seperti jogging treck jadi daya tarik wisatawan. ‘’Sebagian besar wisatawan dari lokal Pacitan, namun tetap ramai,’’ sebutnya.

Hartoko berharap, liburan sekolah yang masih berlangsung bisa mendongkrak kunjungan. Terlebih hingga beberapa hari lalu wisatawan di beberapa objek wisata cukup padat. Rencananya, sejumlah fasilitas penunjang bakal ditambah di beberapa objek wisata. Demi menjaga kenyamanan pengunjung. ‘’Termasuk sarana jalan dan wahana, kalau objek wisata baru mungkin kita masih pikir-pikir karena butuh biaya besar,’’ pungkasnya. (gen/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close