Kuncinya Disiplin Berlatih, Seminggu Minimal 700 Km

125

Warseno dan Muhammad Taufiq sama-sama sukses meraih gelar King of Mountain (KOM). Warseno berhasil meraih peringkat pertama kelas open road bike under 40. Catatan waktunya 29 menit 5 detik. Sedangkan perjuangan berat dirasakan Taufiq yang terjun di kelas MTB open. Dua cyclist tersebut sama-sama dari Banyuwangi Road Cycling Club (BRCC).

———————–

SENYUM Warseno mengembang setelah melewati garis finis. Rute 60,4 kilometer Kota Madiun-Sarangan di event Karismatik Cycling Community (KCC) berhasil dilalui dengan mulus. Sejak bendera start KOM dikibarkan Sekda Magetan Bambang Trianto, Warseno selalu berada di posisi terdepan. Dia bersepeda beriringan dengan teman-temannya dari BRCC. Dari 475 peserta, Warseno berhasil mencatat waktu tercepat, 29 menit 5 detik. Paling cepat dari ratusan cyclist di berbagai kelas. ’’KCC 2019 adalah event sepeda pertama di awal tahun 2019,’’ kata pria 32 tahun itu kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Warga asal Karanganyar, Jawa Tengah, ini mengaku  sudah beberapa kali melahap tanjakan Sarangan. Warseno biasanya bersepeda dari Karanganyar-Sarangan sekadar untuk latihan. Perjalanan dari rumahnya ke Sarangan memakan waktu empat jam lamanya. Agar tidak bosan, Warseno biasa berganti rute dari Karanganayar–Cemoro Sewu. ’’Itu kalau tanjakan, kalau datar-datar ya biasanya bersepeda arah Jogjakarta,’’ ujarnya.

Lantaran sudah beberapa kali Ke Sarangan, kompetisi KCC 2019 dianggap sebagai pemanasan. Pasalnya, banyak agenda balap sepeda yang siap diikutinya. Di antaranya, bersama ke empat temannya dari BRCC mewakili Indonesia di Tour de Iskandar, Johor, Malaysia, pertengahan April nanti. ’’Satu tim lima orang,’’ sebutnya.

Sejak kecil Warseno sudah akrab dengan sepeda. Namun, baru pada 2008 dia rajin mengikuti beragam jenis kompetisi sepeda. Warseno tercatat sebagai atlet sepeda pada 2012. ‘’Event  ini bagus ya, hanya saja mungkin ke depannya bisa ditambah kategori kejuaraannya, jadi nggak hanya terpatok umur,’’ paparnya.

Dari semua balapan sepeda yang pernah diikuti, paling berkesan saat turun sebagai bagian dari timnas Indonesia pada Tour de Indonesia 2018. ’’Selain saya dipercaya membela  timnas Indonesia, saya terharu waktu balapan lewat depan kampung saya. Di situ banyak keluarga dan tetangga yang menonton,’’ kenangnya.

Di mata Warseno, jalur tanjakan Sarangan cukup berat. Walaupun berat, dia berpesan kepada pehobi sepeda agar tidak pesimistis terlebih dahulu. Kuncinya adalah latihan dan menikmati  kegiatan bersepeda dengan suasana hati yang gembira. ’’Harus senang dulu, jangan takut nanjak,’’ pesannya.

Sementara itu, Muhammad Taufik, raja tanjakan dari kategori mountain bike (MTB) open, ini berhasil mencapai garis finis menggunakan sepeda MTB-nya dengan catatan waktu 33 menit 44 detik. ‘’Perlu penyesuaian karakter sepeda, karena saya basic-nya road bike, tapi main di MTB. Agak berat memang. Tapi, saya sudah juara di kategori MTB jalur on road tiga kali,‘’ katanya.

Satu suara dengan Warseno, latihan disiplin dan menjaga semangat adalah faktor juara yang tidak bisa lagi terbantahkan. Meraih gelar juara MTB open dari KCC 2019 ini menambah daftar prestasi raja tanjakan yang berhasil ditorehkannya. ‘’Juara sudah lupa karena terlalu sering,’’ seloroh pria kelahiran Banyuwangi 31 tahun silam ini.

Warga Mangir, Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, ini jatuh hati dengan sepeda sejak 2003 silam. Dalam satu tahun hampir 25 event nasional dan internasional diikuti. Agar biasa juara, program latihan menyesuaikan rute race yang akan diikuti. Mulai ketinggian tanjakan, kemiringan, sampai jarak balapan. ’’Kalau balapannya datar biasanya menyesuaikan jarak dan kecepatan balapan. Tapi kalau hanya maintenance, biasanya setiap minggu minimal 700 kilometer,’’ terangnya.

Di mata Taufiq, jalur tanjakan sangat menantang dan menguras tenaga. Untuk gelaran event pertama di Kota Karismatik sudah bagus. Taufiq yang sudah menyeriusi sepeda dari tahun 2003 ini berharap event yang sama rutin digelar. Jarak juga dibuat semakin jauh. Minimal 100 km. *****(dila rahmatika/ota/c1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here