AdvertorialMadiun

KPP Pratama Madiun Bersinergi Gotong Royong Membangun UMKM

SINERGIS: Seluruh peserta seminar tampak bersemangat dalam acara Harmoni UMKM bertajuk Maju Bisnisku, Laporan Keuangan itu Perlu

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Madiun terus berupaya menanamkan kesadaran pajak dan menumbuhkan kepatuhan sukarela Wajib Pajak dengan bersinergi dengan para pemangku kepentingan termasuk dengan instansi kemenkeu perwakilan Madiun, Bank BRI dan Universitas Merdeka (Unmer) Madiun. Salah satunya lewat penandatanganan Letter of Intent (LoI) dan Minutes of Meeting (MoM) dengan Unmer Madiun, Selasa (26/11) lalu.

Kepala KPP Pratama Madiun Santoso Dwi Prasetyo mengatakan, tujuan kerja sama ini meliputi peningkatan program business development services (BDS) melalui mahasiswa Unmer Madiun kepada wajib pajak UMKM. Sehingga, dalam penyampaian informasi lebih mudah dan efektif. Sebelumnya, KPP Pratama akan memberi pembekalan informasi pajak kepada mahasiswa berupa penggunaan aplikasi e-billing, e-filling, dan e-SPT, dan kemampuan teknis lainnya. ”Diharapkan ke depan dapat membantu mahasiswa dalam menyiapkan kompetensi perpajakan guna menjadi konsultan pajak dan mitra pajak,” katanya.

Kerja sama itu juga meliputi pengembangan program magang mahasiswa Unmer Madiun di KPP Pratama dengan pemberian keahlian dalam pajak. Mereka nantinya akan diberikan materi dalam bentuk seminar.

Selain penandatanganan kerja sama, digelar pula Focus Group Discussion (FGD) UMKM bersama petani porang. Tema utama FGD adalah sinergi kemenkeu utk pengembangan UMKM petani porang. Misalnya, tempat display promosi produk, memberikan pelatihan pembukuan, tata cara ekspor, permodalan murah/KUR (subsidi bunga dr pemerintah) dan dukungan permodalan (KUR) dr BRI.

FGD melibatkan perwakilan petani porang, Kepala Desa Kepel, Gapoktan Porang, jajaran KPPN, KPPBC, KPKNL, BRI dan Unmer. Hal itu sejalan dengan program Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam membantu UMKM menjadi bisnis yang besar dan mampu bersaing secara global.’’DJP bersama jajaran kemenkeu lainnya  berkomitmen memajukan usaha umkm sehingga semakin maju dan berkembang,” terang Prasetyo.

Sehari setelah penandatanganan kerja sama itu, selanjutnya KPP Pratama Madiun bersama Tax Center Unmer Madiun mengadakan mengadakan pelatihan kompetensi bisnis yang bertajuk Bisnisku Maju, Laporan Keuangan Itu Perlu pada Rabu (27/11) lalu. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 30 pelaku UMKM dari nasabah BRI. Mereka diberi materi terkait penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar, serta diarahkan pada proses bisnis ekspor dan impor. ”Untuk membangun sebuah usaha pasti membutuhkan modal dan kemampuan menyusun laporan keuangan. Semua pertanyaan terkait hal tersebut akan terjawab pada pertemuan ini,” jelas Prasetyo.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi Unmer Madiun Rindyah Hanafi menambahkan, pembentukan Tax Center Unmer Madiun ini diharapkan bisa menjadi partner atau mitra kerja DJP untuk membentuk masyarakat yang sadar pajak melalui penanaman karakter pendidikan dan pelibatan mahasiswa sebagai duta pajak yg menyampaikan informasi perpajakan kepada masyarakat. ”Terima kasih sudah memilih Unmer Madiun sebagai partner kerja, kami siap membantu mencetak generasi emas taat pajak,” katanya.

Pihaknya menyatakan informasi mengenai pajak serta persoalannya memang minim diketahui dan diakses. Sehingga diharapkan dengan kerja sama ini pihak Unmer Madiun dapat membantu mengedukasi hal tersebut. ”Merupakan suatu kebanggaan bagi kami ditunjuk langsung oleh DJP untuk turut serta berkontribusi dalam pembangunan negara,” ujarnya. (fit/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close