Komputer Kurang, Pinjam Laptop Wali Murid

59

MAGETAN – Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk siswa madrasah aliyah (MA) di Magetan tampaknya belum siap benar. Terutama kesiapan madrasah swasta menyediakan komputer untuk siswa. Banyak madrasah yang komputernya belum memadai, baik jumlah maupun kualitasnya. Namun, sejumlah madrasah berupaya keras untuk memenuhi kekurangan komputer dengan meminjam ke wali murid.

Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Magetan Muttakin mengatakan bahwa persoalan itu sempat dihadapi oleh 11 MA swasta. Sebelum akhirnya wali murid sepakat meminjamkan laptop untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana UNBK di madrasah tersebut. ‘’Karena sekolah swasta memang diwajibkan mandiri. Makanya kami menggunakan laptop dari wali murid,’’ katanya kepada Radar Magetan kemarin (25/3).

Muttakin mengungkapkan, peminjaman laptop oleh wali murid dianggap lebih efektif daripada memanfaatkan smartphone. Selain dianggap praktis, sekaligus menghapus kesan mewajibkan siswa mempunyai android. ‘’Kalau tidak seperti itu, tidak mungkin bisa 100 persen UNBK,’’ ujarnya.

Beda masalahnya dengan madrasah aliyah (MA) negeri. Beberapa madrasah itu mengalami kendala keterbatasan client. Kondisi itu kemudian berdampak pada tidak memungkinkannya UNBK digelar dalam satu waktu. ‘’Ya, mau bagaimana lagi, karena jumlahnya terbatas,’’ tutur Muttakin.

Meski serba keterbatasan, pihaknya menjamin pelaksanaan UNBK MA bisa berjalan tanpa kendala. Termasuk masalah jaringan yang biasa menjadi momok pada saat pelaksanaan UNBK. Sebagai antisipasi, pihaknya sudah menyiapkan tenaga teknis apabila terjadi permasalahan jaringan. ‘’Ini tahun ketiga kami akan mengadakan UNBK,’’ ungkap Muttakin. (bel/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here