KriminalitasNgawi

Komplotan Pencuri Digulung Polisi, Satu Didor karena Coba Melarikan Diri

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sepak terjang komplotan pencuri ini akhirnya terhenti di tangan polisi. Bahkan, Aris Praminto, 27, warga Desa Banyubiru, Widodaren, terpaksa dihadiahi timah panas di bagian kaki kanannya. ‘’Terpaksa kami lumpuhkan karena mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu Rabu (25/9).

Tidak lama setelah membekuk Aris, petugas meringkus dua sekongkol tersangka. Yakni, Agris Wishabeth, 22, dan Bayu Firmanzah. Keduanya warga Desa Jeblogan, Paron. Bersamaan itu, polisi mengamankan barang bukti motor Honda Beat hasil curian, Yahama Vixion, serta dua handphone (HP).

Natal –sapaan akrab Pranatal Hutajulu- menuturkan, Aris kali pertama melakukan aksi pencurian pada 31 Agustus lalu. Kala itu, tersangka menyatroni rumah Dewi Astuti di Dusun/Desa Kawu, Kedunggalar. Aris yang kala itu beraksi bersama Agris berhasil menggondol dua buah HP yang sedang di-charge di dalam rumah korban. ‘’Hasilnya dibagi, masing-masing mendapatkan satu,’’ terangnya.

Saat menjalankan aksinya, kedua tersangka berbagi peran. Aris bertugas mengeksekusi barang berharga milik calon korban. Sementara, Agris menunggu tak jauh dari lokasi sembari bersiap tancap gas dengan motor Honda Beat.

Pelat nomor kendaraan, kata Natal, sengaja diganti dari semula AE 4969 MI menjadi AE 6501 JC untuk mengelabui petugas. ‘’Saat itu korban sempat meneriaki maling, rapi kedua pelaku berhasil lolos,’’ jelas Natal sembari menyebut kejadian itu baru dilaporkan Jumat lalu (20/9) ke polsek setempat.

Dari pengembangan petugas, belakangan diketahui motor yang digunakan pelaku juga merupakan hasil curian pada Maret silam. Kala itu, tersangka beraksi bersama Bayu. Bermula saat keduanya hendak membeli bakso di Desa Kawu, Kedunggalar.

Belum sempat pesanan datang, mata Aris melihat sebuah motor diparkir di halaman rumah tak jauh dari warung dengan kunci masih menancap. ‘’Karena saat itu sedang sepi, timbul niat tersangka untuk mencuri,’’ ujar Natal.

Pagar rumah yang terbuka memuluskan niat busuk Aris. Setelah dituntun agak menjauh, kendaraan lantas dibawa kabur. Sementara, Bayu membuntuti dengan motor Yamaha Vixion nopol AE 4619 LO. ‘’Motor curian tersebut dipakai sendiri oleh tersangka Aris,’’ tuturnya. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close