Komisi II Dukung Langkah Polisi Usut Kasus Korupsi Lahan Sekolah

47

NGAWI – Upaya pengusutan kasus dugaan korupsi dana pengadaan lahan SMPN 1 Mantingan yang dilakukan Polres Ngawi mendapat dukungan legislatif. ‘’Harus diungkap,’’ kata Ketua Komisi II DPRD Khoirul Anam kepada Radar Ngawi kemarin (19/4).

Gus Anam -sapaan akrab Khoirul Anam- mengakui selama ini tidak mengikuti lebih jauh perkembangan kasus tersebut kendati sebelumnya pihaknya sempat mendapat informasi kalau pengadaan lahan pembangunan SMPN 1 Mantingan itu bermasalah. ‘’Infonya memang ada persoalan. Kalau sekarang sedang diproses secara hukum, kami mendukung untuk diteruskan,’’ tegasnya.

Menurut Anam, tidak semestinya dana pengadaan lahan sekolah dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi. Apalagi, kabarnya melibatkan oknum di dinas pendidikan (dindik). ‘’Seharusnya ini tidak terjadi. Jangan berpikir komersial lah, kasihan sekolahnya,’’ tuturnya.

Meski begitu, dia berharap masalah tersebut tidak sampai berdampak pada penyelenggaraan pendidikan di sekolah terkait. Informasi yang didapat Radar Ngawi, rencana pemindahan SMPN 1 Mantingan terhenti lantaran pengadaan lahannya bermasalah.

Di sisi lain, dia berharap ke depan dindik bisa lebih fair. Proyek seperti pengadaan lahan dilakukan secara langsung tanpa melalui pihak-pihak lain karena berpotensi menimbulkan masalah. ‘’Mudah-mudahan kasus itu segera selesai supaya tidak sampai berdampak pada pendidikan di sekolah tersebut,’’ harapnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi pengadaan lahan sekolah di Mantingan bakal memasuki babak baru. Tidak lama lagi, Satreskrim Polres Ngawi bakal melakukan gelar perkara atas kasus tersebut. Itu dilakukan setelah proses audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) selesai.

Polisi juga sudah mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan atas kasus dugaan tipikor yang disebut-sebut melibatkan oknum pejabat dinas pendidikan  setempat itu. Mulai bukti transfer, bukti pembelian, surat kuasa, hingga pernyataan dari pemilik lahan. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here