Kocar-Kacir, Motor sampai Ditinggal Kabur

1225

MADIUN – Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Affan Priyo Wicaksono turun gunung patroli ngabuburit nyeleneh di kawasan ring road. Sedikitnya enam kendaraan milik remaja usia 14-16 tahun itu diamankan. Lainnya ditindak tegas dengan teguran sampai dengan penilangan. ’’Menyikapi informasi warga dan anggota di lapangan ada titik kumpul di ring road yang disalahgunakan untuk balap liar dan banyak masyarakat yang tidak pakai helm,’’ kata Affan.

Sejumlah personel bertindak tegas terpantau mengangkut sebuah motor untuk diamankan. Lebih diutamakan adalah sosialisasi dan penyampaian informasi secara persuasif tentang bahaya laka lantas yang mungkin saja dialami para remaja tersebut. ’’Patroli skala besar dan rutinitas setiap hari dan ngabubuti  selama bulan Ramadan akan terus kami lakukan,’’ ujar mantan pemain timnas voli ini.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Madiun Kota Iptu R.Subagyo sekaligus ketua regu patroli ngabuburit ini mengaku sudah mengetahui ihwal kebiasaan para remaja di bulan Ramadan tersebut.  Subagyo dan tim telah mengamankan sedikit empat kendaraan sejenis untuk diamankan. ’’Kami amankan karena mereka  di bawah umur dan komponen kendaraan yang tidak sesuai spektek, contohnya knanpot brong dan modifikasi yang tidak sesuai ketentuan,’’ ujarnya.

Sebagian besar yang  terlibat dalam aksi ngabuburit itu adalah anak di bawah umur. Mereka berasal dari luar Kota Madiun. ’’Anak-anak seusia gitu kan mencari jati diri mereka, tidak tertib di jalan dianggap sebagai kebanggaan,’’ paparnya.

Kendati kerap dijumpai saat patroli ngabuburit tidak mudah memberikan efek jera.S ehingga yang terjadi, setelah ditindak tegas kembali turun ke jalan. ’’Tindak lanjutnya tetap intens (patroli ngabuburit, Red) 15-20 personel akan kami kerahkan setiap sore. Sementara ini belum ada laporan laka lantas akibat ngabuburit ini,’’ ungkapnya. (dil/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here