Klik Madiun Getol Edukasi Pasangan yang Hendak Menikah

45
KOMPAK: Pengurus dan anggota Klik Madiun berpose bersama usai menggelar sebuah kegiatan.

Membina rumah tangga bukan perkara mudah. Itu pula yang menjadi perhatian komunitas Klik Madiun. Lewat pendekatan agama, mereka getol mengedukasi pasangan yang hendak menikah.

————————–

DILA RAHMATIKA, Madiun

WAKTU menunjukkan pukul 08.30. Satu persatu perempuan dan laki-laki mengenakan busana muslim memasuki salah satu ruang kelas di MIT Bakti Ibu Kota Madiun. Tidak lama berselang, Mei Lika Ifa muncul dan langsung duduk di meja guru. bersiap memberikan materi pranikah.

Materi yang disampaikan salah seorang pendiri komunitas Klinik Nikah (Klik) Madiun itu membahas tahap pemilihan jodoh, taaruf, serta khitbah dan mahar. ‘’Kami memang sering pinjam ruang kelas MIT Bakti Ibu,’’ kata Meme, sapaan akrab Mei Lika Ifa.

Sesuai namanya, Klik Madiun ini menjadi wadah bagi orang-orang yang gigih menimba ilmu tentang pernikahan. Dari sana mereka mendapatkan pemahaman bahwa agama merupakan elemen penting dalam sebuah pernikahan. ‘’Kami bukan biro jodoh, lho,’’ sebutnya.

Klik Madiun berdiri pada 2007 silam. Perintisnya Meme dan tiga temannya saat mereka masih kuliah di Surabaya. ‘’Tahu ada Klik dari media sosial. Saya juga pernah mengikuti seminar yang diadakan Klik Chapter Ponorogo,’’ ungkapnya.

Meme dkk lantas berinisiatif membuka Klik Chapter Madiun. Pun, melengkapi sejumlah syarat dari pusat. Salah satunya adanya pembimbing sekaligus pemateri seperti ustad dan ustadzah. ‘’Pusatnya di Malang,’’ ujarnya.

Mereka mengawali dengan open recruitment pengurus Klik Madiun. Terdiri bendahara dan beberapa divisi seperti personalia, media, event dan kreatif, kewirausahaan,  serta pembinaan alumi. Dari proses rekrutmen itu terjaring sekitar 10 orang.

Kegiatan pertama mereka adalah menggelar seminar bertajuk Katakan Cinta. Topik yang dibahas cara mengelola perasaan cinta terhadap seseorang, berlanjut keinginan untuk menikah. ‘’Kami kerja sama dengan unit kerohanian Islam salah satu kampus. Waktu itu yang ikut sekitar 60 orang,’’ ungkapnya.

Setelah acara itu, pengurus Klik Madiun mulai rutin menggelar open house. Dari situlah pengurus mengenalkan komunitasnya sekaligus kelas edu-nikah. ‘’Open house ini pertanda bahwa pendaftaran kelas sudah dibuka,’’ papar Meme. ***(isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here