Klaim Pengaman Jembatan Sudah Penuhi Standar

36

NGAWI – Jalan raya Ngawi-Mantingan tak henti menebar teror. Paling anyar, bus Sumber Kencono nopol W 7094 UZ terjun ke sungai di bawah jembatan masuk Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, dini hari kemarin (3/4). Akibat kejadian itu, dua penumpang tewas.

Pihak DPU Bina Marga Jatim mengklaim kondisi dan peranti pengaman jembatan tempat kejadian perkara (TKP) bus terjun ke sungai itu sudah memenuhi standar. Baik adanya pembatas jalan, ketinggian, maupun kekuatan pagar jembatan.

Kendati begitu, pengamanan tambahan seperti guardrail atau roller barrier dinilai perlu. Itu menilik adanya jembatan berada di tikungan. ‘’Nanti kami usulkan itu. Tapi, semuanya butuh kesepakatan dari berbagai pihak terkait,’’ kata pengawas lapangan PPK 2.2 Madiun Dwi Joko Susanto kemarin (3/4).

Mengenai kerusakan jembatan akibat laka lantas tersebut, Joko mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Ihwal perbaikan bangunan jembatan yang rusak masih dalam tahap perundingan. Pun, dia memastikan kejadian yang menelan dua korban jiwa tersebut tidak terkait faktor kondisi jembatan. ‘’Kabar dari kepolisian, kecelakaan karena human error. Sudah ada MoU-nya untuk perbaikannya nanti,’’ pungkas Joko. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here