Kiprah Duta Gemarikan Pacitan 2018 di Beragam Ajang Kontes

19
JIWA MUDA: Foto kenangan Poin Agus Pengestu saat mengikuti ajang kontes Duta Gemarikan Pacitan 2018.

Masa muda tak disia-siakan Poin Agus Pengestu. Selain aktif dalam dunia seni, dia juga mulai ketagihan ikut beragam kontes. Ditunjang penampilan oke dan wawasan luas, dia bertekad untuk memperbaiki prestasi yang pernah diraih sebelumnya.

—————–

SUGENG DWI, Pacitan

LENGGAK-LENGGOK di atas panggung mempromosikan Pacitan acap dilakoni Poin Agus Pengestu beberapa waktu terakhir. Itu setelah di ”dipaksa” gurunya ikut Duta Pariwisata 2018 silam. Gagal. Namun, itu bukan akhir segalanya. Justru dari kegagalan dalam kontes itu membuatnya ketagihan berpartisipasi dalam gelaran serupa. ‘’Pertama kali ikut waktu masih SMA. Mungkin karena kurang pengalaman akhirnya kalah,’’ kenangnya.

Acap mengikuti berbagai kontes, beragam pengalaman pun dirasakan pria kelahiran 4 Agustus 1998 itu. Salah satunya, menjahit sendiri kostum saat perhelatan Duta Gemarikan Pacitan 2018 silam. Meski hanya runner-up, Pangestu bangga baju karyanya mendapat respons positif dari rekan dan juri lomba. ‘’Awalnya dulu cuma iseng jahit celana robek di rumah tetangga yang punya mesin jahit. Lama kelamaan jadi hobi,’’ katanya.

Meski juara, ternyata mahasiswa semester II PGSD STKIP Pacitan itu juga ditunjuk mewakili ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Waktu mepet.  Kurang sepekan panitia menunjuknya. Tak sempat buat baju ulang. Sebab,  dia juga harus mempersiapkan materi dan esai yang disampaikan dalam kontes tersebut. ‘’Persiapannya mendadak. Hanya  sepekan untuk menyiapkan segalanya,’’ ujarnya.

Berbekal modal nekat dan pengalaman lomba tingkat kabupaten, putra pasangan Nurwiyati dan Abdul Amin itu lolos tes wawancara dan seleksi lainnya. Bersama peserta lain, pemuda yang juga Pacitan Wonderful Ambasador 2018 itu dikarantina dua hari di salah satu hotel di Surabaya. Menjadi peserta paling muda, grogi pun sempat menghinggapi. ‘’Akhirnya hanya sampai 10 besar. Tapi lumayan dari 100 lebih peserta,’’ jelasnya.

Merasakan juara di dua kontes tersebut, membuat pemuda 21 tahun ini ketagihan. Rencananya dia bakal mengikuti ajang Duta Pariwisata 2019. Beragam persiapan mulai dilakukan untuk memenuhi dahaga akan kemenangan. ‘’Saat ini lagi proses menurunkan berat badan. Usai ikut Duta Gemarikan kondisi badan saya kurang ideal,’’ ucapnya.*** (sat/c1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here