Ketika Puluhan Youtuber Bertukar Informasi

52

PONOROGO – Puluhan youtuber merapatkan barisan. Saling menumpahkan uneg-uneg seputar pembuatan konten kreatif. Pertemuan itu tak membatasi antara pemula dengan mereka yang telah meraup penghasilan tinggi. Silaturahmi dan saling berbagi.

Lima puluhan youtuber berkumpul di kafe Jalan Semeru. Derasnya hujan yang mengguyur sore itu, tak menyurutkan para content creator dari berbagai daerah menghelat megengan youtuber.

Menjelang bulan suci, mereka diskusi tentang membangun channel youtube yang ciamik. Apalagi, saat ini berbagai daerah telah memiliki brand masing-masing. Mulai Bajindol dari Magetan hingga Agus Kotak dari Tulungagung. ‘’Kita juga sedang mencari siapa sosok tepat untuk mewakili Bumi Reyog,’’ kata Yuda Taufiqurrahman, salah satu youtuber.

Di era digital ini, penghasilan tinggi kerap didapati mereka yang intens membangun channel youtube. Tentu tidak mudah dan membutuhkan konsistensi tingkat tinggi. Banyak rintangan yang harus dihadapi. Keluh kesah itulah yang dibagikan di acara bertajuk Megengan Youtuber. Setiap content creator memiliki ceritanya masing-masing. ‘’Untuk dikupas dan dipecahkan bersama-sama,’’ lanjutnya.

Megengan Youtuber terbuka untuk siapa saja. Baik pemula maupun yang telah lama bergelut dengan konten kreatif. Mulai musik, budaya, seni, hingga politik. Ada yang mengeluh tentang bagaimana cara mendapat subscribe dan viewer banyak hingga bagaimana membangun konten yang menarik. Hingga mengulik taktik membuat konten dari nol hingga akhirnya diminati netizen. ‘’Semakin menarik konten yang kita sajikan, semakin besar peluang mengangkat citra daerah,’’ ungkap youtuber yang akrab dipanggil Mas Jidat itu.

Ke depan, kegiatan serupa bakal intens digelar untuk mengupgrade kemampuan dan pengetahuan. Sekaligus memberi suntikan semangat agar tidak mudah menyerah. ‘’Untuk membangun channel youtube memang butuh perjuangan dan totalitas,’’ ucapnya. *** (fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here