Ketek Ogleng Mejeng di Penceng

49

PACITAN – Konsep ornamen khas Pacitan di tugu Anugerah Parasamya Purnakarya Nugraha (APPN) mulai benderang. Itu setelah Forum Seni Budaya Pacitan (FSBP) berdiskusi. Hasilnya, Ketek Ogleng bakal mejeng di tugu yang akan berdiri di perempatan Penceng itu. ‘’Ornamen pelengkap tugu APPN itu berbentuk tiga dimensi,’’ kata Ketua FSBP Triyono Senin (13/5).

Para seniman lokal pacitan itu mengusulkan empat patung Ketek Ogleng yang masing-masing menghadap penjuru mata angin. Sebagai pijakan, dipasang batuan dengan penggambaran ibu kota prasejarah yang juga ciri khas Pacitan. ‘’Awalnya ada masukan Ketek Ogleng, ibu kota prasejarah, wayang beber dan lainnya,’’ ungkapnya.

Meski begitu, ciri khas lainnya tetap akan menghiasai kawasan perempatan Penceng. Wayang beber misalnya, ditempatkan  di pos polisi yang bakal digeser ke sebelah timur dari lokasi sebelumnya. Sedangkan pace atau ornamen lainnya dibagnun bertahap di sudut-sudut perempatan Penceng lainnya. ‘’Kami coba mewadahi semua,’’ tuturnya.

Meski begitu, konsep tersebut belum final. Kemarin malam, Tri dan anggotanya kembali berdiskusi terkait ornamen tugu APPN. Diskusi warung kopi tersebut juga melibatkan perwakilan dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) setempat. ‘’Diterima atau tidak, kami tidak mempermasalahkan. Kami cuma memberi masukan,’’ jelasnya.

Jika para seniman dilibatkan dalam proses pembangunan tugu APPN, khususnya ornamen khas Pacitan, pihaknya manut. Pasalnya keputusan akhirnya merupakan kewenangan DPUPR sebagai dinas teknis. Apalagi pembangunan tugu APPN diharapkan segera direlaisasikan. ‘’Targetnya tahun ini selesai,’’ imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, konsep pembangunan tugu APPN tertahan di tangan para seniman lokal. Sebulan sejak dikumpulkan, konsep yang ditawarkan belum juga disampaikan. DPUPR Berencana menanyakan pekan ini. Sementara FSBP masih menggelar diskusi terkait konsep ornamen tugu APPN, Minggu (12/5) malam. (odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here