Madiun

Kesulitan Ikuti PJJ, Anak-anak Kerjakan Soal di Kanal

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Sultan Alfariq mengangkat tangannya begitu Dahlan Efendi menawarkan bantuan mengerjakan soal. Siswa kelas III madrasah ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, itu lantas dihampiri. Tangan pria berkemeja kotak-kotak itu bergerak naik-turun di atas lembar soal bahasa Indonesia. ‘’Saya hanya mengarahkan, bukan memberikan jawaban,’’ kata Dahlan, inisiator kegiatan pendampingan belajar di  Desa Sidorejo, Kebonsari, itu, Minggu (27/9).

Sultan satu dari sembilan pelajar desa setempat yang kesulitan mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sering kali bosan karena belajar sendirian. Dahlan terketuk hatinya untuk mendampingi. Pembelajaran dialihkan di kawasan kanal tidak jauh dari tempat tinggal anak. ‘’Selain tempatnya rindang, juga mencegah persebaran Covid-19,’’ ujarnya.

Dahlan mengolaborasikan pembelajaran dengan memainkan lagu. Anak-anak terlihat bersemangat dan antusias. Meski berada di ruang terbuka, laki-laki 33 tahun itu menerapkan protokol kesehatan ketat. ‘’Wajib pakai masker dan menjaga jarak,’’ ucapnya.

Dia menyebut, pendampingan belajar kemarin merupakan kali pertama. Kegiatan itu sudah mendapat restu dari orang tua masing-masing anak. Orang tua, kata Dahlan, merasa terbantu. ‘’Belum bisa menggelar secara kontinu karena kesibukan. Semoga bisa sekali dalam sepekan,’’ tuturnya. (mg4/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close