Pacitan

Kerumunan Terjadi di Pusat Perbelanjaan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Lebaran sebentar lagi. Aktivitas beberapa pusat perbelanjaan di Pacitan mulai meningkat. Pedagang pakaian dan toko serba ada (toserba) diserbu para pembeli untuk menyambut Idul Fitri. Sayangnya, mereka banyak yang mengabaikan protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19. ‘’Mereka tidak melaksanakan physical distancing dan protokol kesehatan dengan baik,’’ kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto Kamis (21/5).

Padahal, lanjut Rahmad, kerumunan tersebut merupakan ancaman baru penularan virus korona. Terlebih saat ini Pacitan masih zona merah penyebaran. Sehingga, potensi penularan mungkin terjadi antar pengunjung. ‘’Saya tidak berharap itu terjadi, tapi bukan tidak mungkin kelak akan bisa menambah pasien covid,’’ ujar kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan itu.

Namun, pihaknya tak bisa menindak atau memberi punishment pada para pelaku usaha tersebut. Terlebih, Pacitan belum menerapkan peraturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Walaupun berkaca dari kota-kota besar penerap PSBB, animo masyarakat ke pusat perbelanjaan juga sangat tinggi. ‘’Di daerah PSBB mal-mal juga sudah buka,’’ tuturnya.

Pihaknya hanya bisa mengimbau warga tak berkerumun atau keluar rumah sementara waktu. Jika terpaksa, wajib mengenakan masker dan pembatasan jarak fisik. ‘’Kembali kepada masyarakat, kalau mau selamat dan sehat, ayo kita jalankan protokol kesehatan. Tapi, kalau tercemar jangan salahkan pemerintah, karena kami sudah imbau dan edukasi terus menerus,’’ tegasnya. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close