Madiun

Topan Berkibar dengan Bisnis Bakso

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun– Pintu rezeki Topan terbuka setelah menikah. Setelah beristri, pria bernama asli Mustofa itu semakin termotivasi menelateni jualan bakso. Kini, dia sudah menjadi juragan bakso. ‘’Memang sudah niat, kalau nanti berkeluarga saya tidak mau kerja ikut orang,’’ katanya.

Sebelumnya, sembilan tahun Topan pontang-panting mencari uang dari satu tempat ke tempat lain. Bermodalkan satu gerobak dan uang Rp 500 ribu, dia mulai mantap menjajakan gilingan daging bundar tersebut. ‘’Alhamdulillah, usaha menuai hasil. Setelah satu tahun mendorong gerobak berkeliling kota ini. Ketika itu, saya bisa nambah satu gerobak dan mempekerjakan satu karyawan,’’ ujarnya mengenang awal merintis usaha 2009 lalu.

Meskipun saat itu Topan masih tinggal dengan mertuanya, Dia menanggung biaya hidup dari karyawannya. Mulai tempat tinggal, makan, dan lain-lain. Tak lama setelahnya, suami Septiana Yuliantien itu kembali menambah satu gerobak dan satu karyawan lagi. Sejak saat itu, Topan bisa mencari tempat tinggal sendiri. ‘’Alhamdulillah, sudah nggak ngerepoti orang tua. Sudah bisa ngontrak rumah,’’ tuturnya.

Sepuluh tahun berjalan, kini dia sudah memiliki lima gerobak dan empat karyawan. Salah satunya adalah adik kandungnya sendiri. Sampai kini, Topan tetap ikut berkeliling menjajakan dagangannya. ‘’Tetap ndorong gerobak. Mau ngapain juga kalau nggak ikut jualan,’’ selorohnya.

Ke depan, Topan ingin memiliki tempat usaha sendiri. Tanpa mengontrak. Bukan apa-apa, dia pernah berjualan di tempat, mengontrak satu tahun dengan harga per tahunnya 5 juta. Kemudian melonjak jadi Rp 12 juta setelah tahu baksonya laris manis. ‘’Saya kapok ngontrak,’’ ungkapnya. (mgd/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close