Kepikiran Utang, Pria Ini Nekat “Ngendhat”

2353
TAK BERNYAWA: Petugas saat melakukan evakuasi jasad Sucipto yang tewas gantung diri di pohon mahoni di Desa Balegondo Kamis (27/6).

MAGETAN – Sucipto, warga Desa Banjarpanjang, Ngariboyo mendadak jadi bahan pembicaraan warga Desa Balegondo. Setelah lelaki berusia 50 tahun itu mengakhiri hidup dengan gantung diri. Tubuh Sucipto ditemukan tergantung tali tampar di sebuah pohon mahoni yang berada di kebun jati miliknya Kamis (27/6).

Sebelum diketemukan meninggal dengan cara gantung diri, Sucipto sempat dilaporkan oleh anggota keluarganya hilang pada Rabu (26/6) lalu. Saat itu, Sucipto berpamitan pergi mencari rumput.

Tetapi, sampai dengan malam, Sucipto tak kunjung kembali ke rumah. Anggota keluarganya sudah mencari Sucipto ke beberapa tempat. Baru kemarin sekitar pukul 09.30, seorang warga Desa Balegondo bernama Suryani melaporkan adanya pria tewas gantung diri di sebuah kebun jati.

Informasi itu kemudian menyebarluas ke masyarakat. Hingga akhirnya kabar itu didengar oleh Panut yang notabene merupakan saudara Sucipto. ‘’Diduga (Sucipto) nekat gantung diri karena terlilit masalah utang,’’ kata Panut.

Hal tersebut diperkuat dengan alasan Sucipto menjual kambing miliknya beberapa hari lalu ke pasar hewan. Saat itu, kata Panut, Sucipto mengungkapkan bahwa hasil dari penjualan hewan peliharaannya tersebut untuk membayar utang. ‘’Tetapi, belakangan dia cerita kalau uangnya (hasil penjualan kambing) itu hilang. Padahal, uang itu untuk membayar utang,’’ ujarnya.

Kapolsek Ngariboyo AKP Agus Supriyanto mengatakan, proses evakuasi jasad Sucipto sulit dilakukan. Karena posisinya menggantung di atas pohon mahoni setinggi 5 meter. ‘’Kami minta bantuan dari BPBD untuk membantu proses evakuasi jasadnya,’’ terang Agus. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here