Kepala SMPN 9 Kota Madiun Waswas Kekurangan Murid karena Zonasi

69

MADIUN – Rasa waswas dirasakan kepala SMPN 9 Kota Madiun jelang penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019. Pasalnya, sudah tiga tahun terakhir sekolah yang beralamatkan di Jalan Campur Sari, Sogaten, Manguharjo ini kekurangan murid. ’’Saya prediksi kalau diberlakukan sistem zonasi tahun ini juga tetap sama (kekurangan, Red),’’ ujar Yuni Egawati, kepala SMPN 9 Kota Madiun, Selasa (21/5).

Dia menjelaskan, jumlah murid terbesar di sekolahnya itu berasal dari wilayah Kabupaten Madiun. Padahal, sesuai wacana pada regulasi zonasi nantinyua siswa luar daerah itu dijatah hanya 5 persen. ’’Tapi ini kan  masih belum fixed ya, masih dibahas dindik. Kalau saya manut saja tapi kalau boleh berharap minta untuk kuota luar kotanya ditambah,’’ jelasnya.

Yuni mencoba menelaah sistem zonasi. Setiap siswa ditentukan sesuai koordinat jarak antara sekolah dengan rumahnya. Semisal, SDN Ngegong, salah satu SDN langganan yang mendaftar anak didiknya di sekolahnya. Sementara dekat dengan sekolahnya, ada SMPN 12 Madiun. ’’Paling ya dari Campursari, seputaran Ngegong, Patihan itu ada beberapa, tapi kejelasannya bagaimana menunggu, saya memahaminya seperti itu,’’ paparnya.

Dia tidak menampik, tujuan dari sistem zonasi sendiri untuk pemerataan pendidikan. Melebur kesenjangan antara sekolah unggulan atau sekolah favorit. Kemudian, membuat jarak dari rumah ke sekolah lebih dekat. ’’Jadi kalau misalkan ada apa-apa di sekolah lebih mudah aksesnya,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Heri Wasana menguraikan, sistem zonasi PPDB 2019 sedang digodok. Disempurnakan sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat permendikbud nomor 51 tahun 2018. Ada 90 persen terbagi untuk sistem zonasi. Kemudian 10 persen terpecah menjadi dua. Yakni, 5 persen jalur prestasi, dan 5 persen lagi untuk  perpindahan orang tua. ’’Masih kami matangkan dan sempurnakan agi aturannya,’’ tegasnya sembari menyebut aturan tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya. (dil/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here