Ponorogo

Kendati Seorang Nakes Terkonfirmasi Covid-19, Puskesmas Sawoo Tetap Dibuka

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemkab Ponorogo belum berencana menutup Puskesmas Sawoo. Kendati seorang tenaga kesehatan (nakes)-nya terkonfirmasi positif. Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni memutuskan puskesmas tetap buka. Menyusul hasil rapid test para pegawainya nonreaktif. ‘’Kalau banyak yang reaktif, mungkin kami tutup,’’ katanya Selasa (21/7).

Senin lalu (20/7), nakes Puskesmas Sawoo berusia 39 tahun dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Warga Tamansari, Sambit, itu terpapar virus korona lantaran berkontak dengan pasien nomor 97 saat kunjungan perawatan ke rumahnya. Satgas penanggulangan Covid-19 telah melacak dan mendapati 12 orang berkontak erat dengan nakes tersebut. ‘’Seluruhnya sudah di-swab,’’ jelas bupati.

Ipong memastikan seluruh nakes di Puskesmas Sawoo sudah ikut rapid test. Meski hasilnya nonreaktif, tetap diwajibkan ikut uji swab. ‘’Karena kondisi pandemi, puskesmas sebagai garda depan harus tetap buka. Kalau terpaksa, baru ditutup,’’ ujarnya.

Ipong menambahkan, nakes terkonfirmasi Covid-19 itu minim berkontak dengan orang lain. Lantaran menyadari risiko tugasnya, dia hanya pergi-pulang rumah-puskesmas. ‘’Kalau temannya (rekan kerja) ada yang kena, ya tambah lagi (pelacakan kontaknya). Berdoa mudah-mudahan tidak lah,’’ harapnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close