Kendaraan Pemudik Rentan Pecah Ban

167

TOL Ngawi-Wilangan semakin gawat. Dua hari berturut-turut, kecelakaan terjadi di jalan bebas hambatan tersebut. Kemarin (11/6) mobil Toyota Kijang Innova terempas keluar badan jalan hingga right of way (ROW) sebelah selatan. Kaca depan retak dan atap mobil sisi depan penyok. Insiden di Km 610+600 B itu terjadi sekitar pukul 12.30.

Supervisor Pratoli Ngawi–Wilangan PT Jasa Marga Ngawi–Kertosono–Kediri (JNK) Rangga Tri Abadi mengatakan, kecelakaan itu bermula saat mobil hitam yang dikendarai Fajar Nur Cahyono, 29, warga Jimbaran, Denpasar, Bali itu melaju dari arah timur. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), ban belakang sebelah kanan tiba-tiba meletus. ‘’Seketika hilang kendali,’’ katanya.

Mobil bernomor DK 1087 FF itu oleng hingga keluar dari badan jalan dan terjerembab masuk parit di ROW. Persis di TKP, tak ada guardrail yang menahan bodi mobil saat oleng. ‘’Pengemudi hanya luka ringan dan tujuh penumpangnya tidak terluka. Hanya sedikit trauma setelah benturan,’’ ujarnya.

Petugas yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi bangkai mobil yang nyungsep ke parit tersebut. Kendaraan itu pun diderek hingga pos Dumpil Exit. Sedangkan penumpang mobil itu mendapatkan perawatan untuk pemulihan pasca kecelakaan. Kecelakaan itu tidak membuat arus lalu lintas pada jalan bebas hambatan itu tersendat. Sebab, bangkai mobil itu berada di luar jalan tol. ‘’Arus tidak mengalami masalah, tetap lancar,’’ jelasnya.

Rombongan pemudik dari Pulau Dewata itu menambah panjang daftar kecelakaan di tol selama Lebaran. Sehari sebelumnya (10/6), tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di tol darurat Wilangan. Itu lantaran pengemudi kendaraan paling belakang mengantuk dan tak sadar sudah sampai ujung gerbang tol. Akhirnya menyeruduk dua kendaraan di depannya yang tengah antre membayar tarif tol. Jumat lalu (8/6) Toyota Kijang Innova juga terlibat kecelakaan tunggal. Sama seperti Toyota Kijang Innova asal Bali ini, mobil tersebut juga mengalami pecah ban belakang yang membuatnya oleng dan hilang kendali.

Mobil itu juga masuk ke dalam ROW. Tiga penumpang luka parah dan lima penumpang lainnya luka ringan akibat tercebur ke dalam parit sedalam semeter itu. Seorang di antaranya akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. ‘’Kami sudah pasang imbauan agar pemudik mengecek kondisi kendaraan. Harus fit karena rata-rata sedang menempuh perjalanan jauh,’’ imbaunya. (bel/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here