AdvertorialMadiun

Kenalkan Sistem Bioflok dalam Budidaya Ikan Lele

UNIPMA Beri Pelatihan Kelompok Penambang Pasir di Desa Belotan 

MAGETANJawa Pos Radar Magetan– Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh seorang dosen dan mahasiswa. Begitu pula dengan tim hibah pengabdian masyarakat dosen Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) juga melaksanakan kegiatan serupa di Desa Belotan, Bendo, Magetan pada Rabu (1/5) lalu.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kemenristekdikti tahun 2019 ini mengambil tema pemberdayaan kelompok penambang pasir melalui budidaya lele bioflok. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemberdayaan kelompok penambang pasir di desa Belotan. Sebagaimana diketahui bahwa aktivitas penambangan pasir berkelanjutan dapat merusak keseimbangan ekosistem sungai, belum lagi dampak sosial dan ekonomi yang dihadapi. ‘’Jadi melalui program ini masyarakat di beri penyuluhan mengenai pentingnya menjaga ekosistem sungai. Selain itu, masyarakat juga dibekali skill budidaya lele bioflok sebagai upaya menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk kelompok penambang pasir di desa Belotan,’’ ujar Asri Musandi Waraulia, salah satu Pemateri dan Pendamping Program Pengabdian Kepada Masyarakat.

Asri menambahkan, budidaya lele bioflok dipilih karena dapat dilakukan dilahan sempit. Selain itu, sistem bioflok ini dapat dilakukan tebar padat sehingga bisa hemat pakan karena adanya flock sebagai sumber pakan alami ikan.  ‘’Paling tidak masyarakat bisa beternak ikan lele di pekarangan rumah masing-masing,’’ tambahnya.

Selain sosialisasi, sebanyak 20 waga desa Belotan juga diajak langsung praktik membuat kolam lele bioflok. Nantinya, masyarakat akan terus didampingi sampai satu siklus panen lele bioflok selama kurang lebih 5 bulan dari proses pembuatan kolam hingga panen dan pemasaran. ‘’Jadi nantinya akan kita damping terus mulai dari tebar benih sampai pemasaranya. Kalau mereka sudah mandiri baru kita lepas,’’ jelasnya.

Sementara itu, Suseno salah satu warga, menyampaikan bahwa Budidaya lele bioflok merupakan hal baru untuk warga desa Belotan. Oleh karena itu, mereka tertarik untuk mengembangkan budidaya lele bioflok tersebut. Selain itu, dia berharap melalui agrobisnis ini kemandirian financialmasyarakat khususnya penambang pasir desa Belotan dapat lebih baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok tersebut. ‘’Semogga dengan adanya budidaya lele bioflok ini masyarakat Belotan bisa semakin sejahtera,’’ harapnya .

Selain sosialisasi dan praktik budidaya lele bioflok. Masih ada juga beberapa program lain yaitu pembuatan pelet ikan dan probiotik untuk ikan yang akan di pandu oleh ibu Pujiati. Sedangkan strategi pemasaran akan dipandu oleh ibu Sri Lestari. Semoga apa yang tim berikan, bisa bermanfaat dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga setempat. (Tim PKM UNIPMA/ebo/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close