Kena Angin Duduk, Petani Tewas di Sawah

58

NGAWI – Kemarin (2/4) menjadi hari terakhir bagi Sukar, 60, bekerja di sawah. Warga Dusun Slumbung, Desa/Kecamatan Padas, itu ditemukan tewas di area persawahan Dusun Sidorejo, Desa Munggut, Padas, sekitar pukul 11.45. ‘’Jasad korban ditemukan di samping gubuk,’’ kata Kapolsek Padas AKP Pujianto.

Pagi hari sebelum ditemukan tak bernyawa, Sukar masih ndaut bibit padi bersama sejumlah petani lainnya. Usai ndaut dan makan, pria itu ganti mengangkut bibit-bibit padi ke sawah yang hendak ditanami. Belakangan Sukar ditemukan tertelungkup di samping gubuk. ‘’Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal,’’ sambung Pujianto.

Mengetahui Sukar sudah tak bernyawa, sejumlah petani lainnya berteriak minta tolong. Dibantu warga setempat yang datang ke lokasi kejadian, mereka membawa jasad korban ke rumah duka. Jenazah digotong menggunakan sarung dan pikulan. ‘’Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban sempat mengeluh gemetar sebelumnya,’’ ungkap kapolsek.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian mengecek tempat kejadian perkara (TKP). Visum terhadap jasad Sukar tak ketinggalan dilakukan bersama petugas medis Puskesmas Padas. Hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Pujianto mengatakan, Sukar meninggal diduga karena terserang angin duduk. Pun, korban memiliki riwayat jantung lemah. ‘’Pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi. Kejadian itu diterima sebagai musibah,’’ pungkasnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here