Kemenag Kota Madiun Terapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

92
EFISIEN: Kanwil Kemenag Jatim saat meresmikan sistem PTSP yang diberlakukan di kantor Kemenag Kota Madiun.

MADIUN – Sistem pelayanan Kemenag Kota Madiun makin praktis. Menyusul diterapkannya model pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang diresmikan oleh Plt Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Amin Machfoed pada Senin (8/7) lalu.

Kepala Kemenag Kota Madiun Munir mengatakan, penerapan PTSP ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus segala proses pemberkasan. Total ada 48 jenis pelayanan yang dilayani. Di antaranya, bimbingan agama dan haji. “Supaya lebih mudah, cepat, akurat dan terukur,” katanya.

Munir menambahkan mekanismenya masyarakat bisa datang ke kantor kemenag. Kemudian, antre sesuai urutan. Tiba gilirannya, petugas front office akan menidentifikasi pelayanan. Lalu, menghubungkan dengan pihak yang dituju. “Kecuali kalau memungkinkan untuk bertemu langsung. Saya kira lima menit selesai,” jelasnya.

Menurutnya, PTSP ini adalah bagian dari instruksi presiden serta Kemenag RI. Dan, tahun ini sistem PTSP harus diterapkan. “Di Jawa Timur sudah 30 persen. Kota Madiun adalah salah satunya,” ujar Munir.

Sebelumnya, tim PTSP Kemenag Kota Madiun telah melakukan studi banding di sejumlah kantor kemenag. Proses pengerjaan ruang PTSP itu memakan waktu sekitar dua bulan.

Selain itu, PTSP Kota Madiun sudah terintegrasi dengan sistem web. Sehingga, semua bisa memantau secara langsung berkas adminstrasi yang masuk ke kantor. “Semuanya bisa pantau langaung dari hp android. Kalau kepala staff hanya bisa cek surat yang berkaitan dengan tupoksinya,” ungkapnya.

Kedepan, lanjut Munir, PTSP ini masih akan dilakukan evaluasi. “Saya akan evaluasi sekiranya mana yang perlu ditambah dan dipangkas. Tapi yang jelas ini baru di launching mana yang kurang pas nanti kita benahi bersama,” tegasnya. (dil/her/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here