Kemasan Budaya Festival Rontek 2018 Terlalu Sederhana

293

PACITAN – Kemasan budaya yang ditampilkan dalam Festival Rontek 2018 dinilai terlalu sederhana. Dewan Kesenian Pacitan sebatas memandangnya sebagai euforia budaya. Tidak menonjolkan kearifan lokal Pacitan. ‘’Mestinya bisa digali lebih dalam tema budaya kita,’’ kata Ketua Dewan Kesenian Pacitan Endro Wahyudi.

Endro pun berpendapat, tema kesenian yang disajikan tak jauh berbeda antara satu peserta dengan lainnya. Semestinya, ragam kearifan lokal dapat ditampilkan secara rancak oleh setiap peserta. Festival yang menghabiskan dana puluhan juta dari peserta itu pun dinilainya terlalu sederhana. ‘’Seharusnya event ini bisa sekelas nasional, bahkan internasional,’’ tuturnya.

Festival rontek ini sejatinya diikuti 36 peserta. Lataran minim promosi, festival itu mayoritas dihadiri warga lokal. Tak hanya pelaku dan pemikir budaya, para pebisnis budaya semestinya turut diundang dalam perhelatan akbar tersebut. ‘’Jika dikelola dengan baik, saya yakin festival rontek bakal menyaingi event lain di Indonesia. Karena kita sudah punya keunikan dan karakter sendiri yang mampu menjadi magnet masyarakat untuk datang,’’ ungkap Endro.

Kepala Dinas Pendidikan Pacitan Daryono menyebut telah melakukan persiapan matang. Sebelum festival dilangsungkan pekan lalu, pihaknya sudah menggelar technical meeting dengan para peserta. Juga, diberi arahan seputar penilaian yang bakal dilakukan. Terkait minimnya tema yang disuguhkan, Daryono menganggapnya sebagai bagian dari kreativitas peserta. ‘’Tahun ini kita juga undang tiga juri dari ISI Surakarta yang sudah ahli di bidangnya masing-masing,’’ jelas Daryono.

Daryono mengakui festival rontek belum se-booming festival lainnya di Indonesia. Meski telah digelar beberapa kali, penonton dari luar kota tak lebih dari 10 persen. Dinas pendidikan pun sebenarnya telah mengundang bupati/wali kota se-Jatim. Sementara ini, kebanyakan penikmatnya memang baru warga lokal. ‘’Kita jadikan ini evaluasi,’’ tegasnya. (mg6/c1/fin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here