Terdampak Kemarau, Volume Air Waduk Kedungbendo Terus Menyusut

25
MENYUSUT: Menyusutnya volume air Waduk Kedungbendo dimanfaatkan sejumlah warga untuk memancing ikan.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Volume air Waduk Kedungbendo terus menurun seiring musim kemarau yang saat ini disebut-sebut mencapai puncaknya. Teriknya matahari membuat air waduk di Desa Gunungsari, Kasreman, itu terus mengalami penguapan.

Air yang tersisa kian berkurang lantaran pada musim tanam ketiga kali ini terus ’’dikuras’’ untuk pengairan lahan pertanian. ‘’Penyusutannya sudah banyak, ini mendekati batas merah,’’ kata Rianto, petugas pengelola waduk, Kamis (8/8).

Rianto mengatakan, ketinggian air waduk saat ini hanya sekitar enam meter. Padahal, saat musim penghujan mencapai 11 meter atau dengan volume 1,7 juta meter kubik. Debit air sebanyak itu mampu mengairi sedikitnya 1.430 hektare sawah di tiga desa yakni Karangmalang, Cangaan, dan Lego Kulon. ‘’Kalau musim kemarau seperti saat ini bendungan dibuka, kalau musim hujan ditutup,’’ terangnya.

Dia menyebut, batas minimal ketinggian air ditoleransi sekitar empat meter. Selebihnya, air yang tersisa digunakan untuk perawatan bendungan. Jika dipaksakan, kemungkinan pintu air hanya dibuka dalam satu pekan. Sedangkan dalam kondisi normal bisa mencapai 15 hari tanpa jeda. ‘’Di musim kemarau ini sudah dibuka sebanyak empat kali,’’ ungkapnya.

Rianto menuturkan, kemarau panjang dua tahun terakhir membuat kapasitas waduk tidak mencapai batas ideal. Pada tahun lalu, misalnya, pintu air hanya dibuka lima kali. Padahal, tahun-tahun sebelumnya bisa enam hingga tujuh kali.

Belum lagi terjadi pendangkalan akibat banyaknya lumpur yang mengendap di dasar waduk. ‘’Waduk ini murni tadah hujan. Kalau hujannya deras dan lama, waduk bisa menampung air sampai ketinggian 80 sentimeter,’’ jelasnya sembari menyebut kian menipisnya cadangan air waduk membuat banyak petani padi memilih banting setir menanam tembakau.

Pantauan Radar Ngawi, menyusutnya volume air membuat sebagian dasar waduk muncul ke permukaan. Pun, tak sedikit warga yang memanfaatkan kondisi mengeringnya bendungan untuk memancing. (gen/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here