Kekurangan 360 Tangki Air, BPBD Pacitan Dipusingkan Kekeringan

35
DAMPAK KEKERINGAN: Salah seorang warga mengambil air bersih dari sumur umum untuk keperluan sehari-hari.

PACITAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan sedang pusing tujuh keliling. Ketersediaan tangki untuk meng-cover puluhan desa yang dilanda kekeringan diprediksi tidak mencukupi. Mengingat desa yang krisis air bersih tahun ini meningkat menjadi 49 dari sebelumnya 45 desa.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo menyebut, berkaca tahun lalu, butuh 600 unit tangki untuk memenuhi permintaan air bersih. Sedangkan tahun ini, dari total 240 unit yang disediakan, tersisa 188 unit. Jumlah seratusan itu sebetulnya cukup untuk beberapa pekan ke depan. Namun, pihaknya khawatir desa yang kekeringan terus bertambah. ‘’Prediksi kemarau hingga Oktober,’’ ujarnya.

Didik menimbang peningkatan status siaga menjadi darurat kekeringan tatkala permintaan dropping air bersih meningkat. Cara tersebut dipandang mempermudah akses memperoleh dana tambahan. Di sisi lain, dia berharap fenomena kemarau panjang ini bisa mengetuk hati dermawan. Masyarakat yang berjiwa sosial bersedia membantu pasokan air bersih. ‘’Kami coba follow-up bantuan yang dijanjikan Pemprov Jawa Timur sekitar 300 unit,’’ tuturnya kepada Radar Pacitan.

Didik menyebut, ada sejumlah instansi dan dermawan yang membantu suplai air bersih. Pihak ketiga itu sudah menyebar 60 tangki air. Sedangkan, korps berbaju oranye sudah 52 tangki. Puluhan tangki itu didistribusikan tidak setiap hari, namun sesuai jadwal yang sudah dibuat sebelumnya. ‘’Desa yang punya sumber air ditunda, didahulukan yang tidak punya,’’ katanya.

Tingginya permohonan dropping air bersih diperparah kejadian luar biasa (KLB) hepatitis A di Kecamatan Sudimoro. Sebagian tangki pun dialihkan ke wilayah tersebut. Sehingga desa lain harus mengantre. ‘’Kami siagakan satu unit kendaraan di sana. Karena jauh kalau bolak-balik Sudimoro-Pacitan,’’ tandas Didik. (gen/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here