Ngawi

Kegiatan Tatap Muka di SMA/SMK Diperbolehkan dengan Syarat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ngawi melunak. Mereka memperbolehkan SMA/SMK menggelar kegiatan tatap muka di sekolah dengan syarat. ‘’Jika memang tidak dapat disiasati dengan cara lain, ya tidak apa-apa,’’ kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ngawi Budi ’’Kanang’’ Sulistyono Kamis (27/8).

Kanang menuturkan, sekolah boleh menggelar kegiatan tatap muka namun harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan benar. Misalnya, sekali pertemuan hanya diikuti maksimal separo dari jumlah siswa per kelas, atau sesuai ketentuan adaptasi kebiasaan baru tidak melebihi 30 orang.

Setiap siswa juga wajib menjaga jarak minimal 1,5 meter serta mengenakan masker dan mencuci tangan dengan sabun. ‘’Peralatan praktiknya juga harus dijaga. Sebelum maupun sesudah digunakan harus disterilisasi dengan disinfektan,’’ tuturnya.

Menurut Kanang, hal itu bisa menjadi solusi jika memang sekolah terpaksa mengadakan pertemuan tatap muka dengan siswa. Pun, dia menyadari, bagi murid kelas XII yang akan lulus, ada materi yang memang harus diujikan secara langsung guna memenuhi nilai di ijazah. ‘’Kalau memang menyiasatinya hanya dengan cara seperti itu, ya sudah,’’ ucapnya.

Sebelumnya, Kanang sempat menyampaikan bahwa pihaknya melarang SMA/SMK di Ngawi menggelar kegiatan tatap muka. Termasuk praktik untuk siswa SMK. Semua kegiatan sebisa mungkin dialihkan melalui dalam jaringan (daring). Pun, mengancam mengambil tindakan keras jika ada sekolah yang melanggar. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close