Kasus Prostitusi Online: Status Mischa Bukan Tersangka

219

PONOROGO – Terkuaknya jaringan prostitusi online di Ponorogo menjadi trending topic. JH, warga Madiun yang bertindak sebagai mucikari, telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia terbukti telah memperdagangkan pekerja seks komersial (PSK) via online. Lantas, berstatus sebagai apakah Mischa (bukan nama sebenarnya) yang menjadi kunci pembongkaran bisnis esek-esek online? Lalu siapakah sosok pria hidung belang yang menjadi pelanggannya?

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko menjelaskan bahwa status Mischa sebagai saksi. Berdasarkan keterangan Mischa, polisi mendapatkan informasi tentang tersangka. Pun berhasil membekuk JH yang menjadi dalang prostitusi online yang menghubungkan PSK ke daerah setempat. ‘’Sebagai saksi, kami amankan untuk dimintai keterangan,’’ kata Maryoko.

Mischa juga menjadi korban dari perdagangan manusia (PSK) yang dilakukan tersangka. Meskipun tertangkap basah sedang indehoi dengan tamu, namun dia tidak proaktif dalam memasarkan PSK melalui online. ‘’Jadi, bisa dikatakan sebagai korban juga karena pasif dalam bisnis prostitusi ini,’’ sambung Maryoko.

Perempuan panggilan itu baru bisa dijerat pasal jika aktif mempromosikan diri di media sosial. Tiga bulan terakhir, JH-lah yang aktif menghubungkan PSK dengan para pelanggan ke beberapa daerah di eks Madiun. ‘’JH terbukti memperdagangkan manusia,’’ tegasnya.

Lalu siapakah sosok laki-laki hidung belang yang sedang menikmati servis Mischa? Maryoko memastikan bahwa pelanggan berinisial T itu merupakan warga setempat. Dia juga memastikan bahwa T bukanlah pengusaha, namun wiraswasta. ‘’Pelanggan ini sudah sepakat bertemu di hotel. Sebelumnya sudah bayar down payment (DP),’’ bebernya.

Melalui direct message (DM) di akun Twitter, T bertransaksi dengan tersangka. Setelah disepakati harga Rp 5 juta dengan servis full 12 jam, lantas menyepakati salah satu hotel di Jalan Juanda menjadi tempatnya. Kemudian T mengirimkan uang muka via transfer rekening kepada tersangka.

Maryoko mengungkapkan bahwa status T sebagai saksi. Pihaknya juga memberikan pembinaan kepada pelanggan tersebut. Dengan tertangkapnya JH sebagai mucikari prostitusi online, pihaknya tidak berhenti mengembangkan kasus tersebut. ‘’Dimungkinkan masih ada prostitusi dengan modus lain. Kami lakukan penyelidikan lanjutan,’’ tuturnya. (mg7/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here