Kasihan, Satpol PP-Damkar Belum Dapat Kantor Pasca ‘’Diusir’’

362

MAGETAN – Ke manakah personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Magetan berlabuh? Hingga kini belum jelas kantor anyar korps penegak perda itu. Padahal, organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang juga ‘’diusir’’ Bupati Suprawoto sudah mendapatkan tempat baru. ‘’Sampai sekarang belum ada keputusan,’’ terang Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan Chanif Tri Wahyudi kemarin (6/1).

Menurut Chanif, pihaknya sudah membuat surat permohonan kepada bupati hendak menggunakan kantor baru dinas pendapatan, pengelola keuangan dan aset daerah (DPPKAD) di Jalan Tripandita. Namun, hingga kini belum ada jawaban. ‘’Kami masih menunggu balasannya, diperbolehkan apa tidak,’’ ujarnya.

Kenapa memilih kantor baru DPPKAD? Dia menyebut, lantaran dinas itu yang sebeloumnya menempati kantor bapenda dan BPPKAD bakal dipusatkan di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Magetan. ‘’Karena dipusatkan di dalam (setdakab, Red), kan (gedung baru) kosong,’’ katanya.

Alasan lain, yakni lantaran gedung yang belum ditempati tersebut sangat luas sehingga cocok digunakan sebagai markas satpol PP-damkar. Itu mengingat selain personelnya lebih dari 100, memiliki armada sejumlah truk dan mobil pemadam kebakaran. ‘’Butuh tempat luas supaya armada dan personel bisa terintegrasi di satu tempat,’’ tuturnya.

Sekadar diketahui, sudah empat kali satpol PP-damkar pindah markas. Kali pertama menempati eks gedung DPRD yang kini menjadi kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Magetan. Kemudian, ditarik ke kompleks setdakab. Setelah itu, menempati eks Hotel Semeru sebelum akhirnya dirobohkan. Kemudian, dipindah ke kantor yang sekarang. ‘’Kami maunya ini yang terakhir (dipindah, Red),’’ ucapnya.

Bagaimana jika bupati tidak mengabulkan keinginannya menempati gedung baru DPPKAD? Chanif mengaku hanya bisa pasrah. ‘’Prinsipnya kami akan menjalankan apapun yang menjadi kebijakan pimpinan,’’ tegasnya. (bel/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here